MotoGP seri XVI, Phillip Island, Australia disiksa cuaca ekstrem

Tabloid Motor Plus - Edisi 921
26 Oktober 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 921

Seluruh pembalap yang tampil di MotoGP seri XVI di sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (23/10) disiksa cuaca ekstrem.

Motor Plus
Seluruh pembalap yang tampil di MotoGP seri XVI di sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (23/10) disiksa cuaca ekstrem. Sejak hari Jumat hujan deras yang diikuti angin kencang kerap turun di sirkuit dengan panjang 4.445 meter ini. Cuaca ekstrem bukan cuma menyiksa fisik pembalap. Tapi, pikiran pembalap dan tim juga ikut tersiksa akibat sulitnya menentukan setingan yang tepat. Paling krusial, sulitnya memilih ban yang tepat untuk race. Cuaca cerah di hari Minggu menjadi anugrah sekaligus beban tambahan bagi pembalap. Pasalnya, sejak hari Jumat pembalap tidak pernah menemui aspal yang benar-benar kering. Kesempatan menjajal ban kering dengan maksimal cuma ada di sesi Warm Up, Minggu pagi. Sangat singkat, apalagi Michelin bawa ban baru yang tidak pernah dan tidak akan digunakan di sirkuit lainnya.

“Phillip Island adalah sirkuit dengan abrasi terhadap ban paling tinggi. Makanya, kita membuat ban spesial yang kuat yang tidak pernah digunakan di seri-seri sebelumnya. Ban ini khusus untuk Phillip Island. Ban di Australia ini juga bertipe asimetris. Baik untuk ban depan dan belakang. Sebab banyak tikungan cepat dan panjang yang sangat menyiksa ban depan maupun belakang di sirkuit ini,” ujar Piero Taramasso, Manager of Michelin’s Two-Wheel Motorsport Group. Kalau melihat jalannya balap, mungkin pembalap yang paling yakin dengan kemampuan ban adalah Valentino Rossi. Start dari posisi 15 Rossi bisa sangat cepat dan finish ke-2. Maklum, Rossi pembalap yang paling akrab dengan ban Michelin. Selain itu, Rossi juga terbantu dengan data tes bersama Michelin di awal tahun.

“Saat melihat langit cerah di pagi hari saya langsung semangat dan yakin bisa naik podium. Secara garis besar kita gunakan pengaturan yang sama di motor yang kita gunakan di Jumat pagi (21/10). Kita juga terbantu dengan data tes di Februari bersama Michelin,” ucap Rossi yang mengaku sulit kejar Cal Crutchlow di Oztrali.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI