Test Ride Honda Gold Wing F6C 1.832 CC dalam genggaman

Tabloid Motor Plus - Edisi 925
23 November 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 925

Begitulah motor ini dikenal, Valkyrie. Honda Gold Wing F6C ini, bisa disebut juga F6 Cruiser. Ya, sebab huruf C di belakang angka 6 itu mengartikan sebagai cruiser

Motor Plus
Begitulah motor ini dikenal, Valkyrie. Honda Gold Wing F6C ini, bisa disebut juga F6 Cruiser. Ya, sebab huruf C di belakang angka 6 itu mengartikan sebagai cruiser. Tak seperti Gold Wing yang mengusung beragam peranti seperti box belakang, windshield dan juga perangkat elektronik lainnya, Valky justru tampil sangat sederhana. Murni sebagai pacuan penjelajah yang tampil apa adanya.

Sebelum menyemplak besutan yang sama mengusung mesin layaknya Gold Wing dan F6B ini, sempat terbesit di kepala, gimana handlingnya ketika diajak riding nanti. Terbayang, pacuan yang memiliki mesin 6 silinder 1.832 cc ini bakal sulit mengatur laju dan meliuk di kemacetan. Belum lagi ketika harus menopangnya dan berjalan perlahan.

Tetapi, tenyata semua itu hanya sebatas ketakutan awal saja. Sebab, ketika pacuan yang memiliki bobot 342 kg ini berjalan, semua perasaan awal itu sirna. Tester MOTOR Plus yang memiliki tubuh 178 cm/62 kg ini, tak alami kendala berarti. Seakan, titik distribusi bobot motor hanya sedikit berada di depan jok saja. Jadi, untuk mengatur arah F6C ketika berjalan pelan pun mudah.

Mengusung spek bore x stroke, 74 mm X 71 mm, mesin SOHC yang diusungnya justru lebih memanjakan torsi ketimbang power. Valky menyemburkan torsi maksimum 167 Nm/4.500 rpm dengan tenaga puncak 87 kW (sekitar 118 hp)/5.500 rpm. Tetapi anehnya, suguhan torsi yang sangat besar ini tidak membuat rider jadi cepat lelah. Sebab, torsi yang keluar dari mesin yang ditopang 5 percepatan ini tak mengentak-entak. Begitunya, kecepatan 160 km cepat diraih meski harus cepat pindah gigi agar tak terkena limitter rpm.

Power delivery yang tersalur dari mesin ke roda belakang yang ditopang pro arm, tergolong halus. Ketika throttle gas dibuka, F6C seakan memberikan tubuh waktu sejenak untuk bersiap untuk menerima muntahan tenaga. Ditambah lagi, posisi riding F6C juga nyaman. Setang yang sedikit menjulur ke belakang dengan foot steep yang tak terlalu ke depan membuat lekuk kaki lebih santai.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI