Tes pra musim MotoGP, Valencia Yamaha kencang Ducati mengancam

Tabloid Motor Plus - Edisi 925
23 November 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 925

Meski gelaran MotoGP musim 2016 telah berakhir, tetapi sesi test pra musim yang berlangsung di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, SPanyol (15-16/11)

Motor Plus
Meski gelaran MotoGP musim 2016 telah berakhir, tetapi sesi test pra musim yang berlangsung di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, SPanyol (15-16/11) berlangsung seru. Menarik untuk disimak, lantaran di sesi test ini, para pembalap yang pindah tim serta pabrikan, sudah mulai bisa menjajal besutan anyar mereka. Seperti halnya Maverick Vinales yang dari Suzuki pindah ke Yamaha serta Jorge Lorenzo yang akhirnya move on dari Yamaha ke Ducati.

Makin seru lagi untuk disimak lantaran tak sedikit para pembalap ‘anyar’ itu meraih waktu yang cukup ‘mengagetkan’. Iya, seperti Vinales yang memimpin jalannya sesi test di tempat teratas. Nah, MOTOR Plus ingin memaparkan bagaimana perkembangan yang dilakukan tiap tim terhadap pembalap dan pacuan anyar mereka. Oh ya! Meski peran winglet akan dilarang untuk musim MotoGP 2017, tetapi tak sedikit juga pembalap yang masih menjajal pacuan berwinglet.

Mungkin, sebagai tolak ukur juga! Honda Meisn baru lebih kalem Tes musim dingin dimanfaatkan oleh kubu juara dunia musim ini sebagai ajang ujicoba mesin anyar mereka. Mesin teranyar yang terpasang di RC 213V ini versi 2017 ini disebut sebagai “Big Bang”.

Apa sih maksud dari mesin Big Bang ini? Awamnya motor dengan konfigurasi mesin empat silinder membutuhkan 720° perputaran crankshaft atau kruk as, karena satu piston membutuhkan putaran 180° tiap proses pengapiannya. Efek yang dihasilkan tentu power akan keluar sempurna, tapi ban belakang bisa menjadi liar dan sulit dikendalikan. Hal itulah yang menjadi masalah Honda selama ini.

Namun, dengan konfigurasi Big Bang, pengapiannya bisa lebih singkat. Diyakini tiap silinder hanya perlu 90° perputaran dari kruk as tiap timing pengapiannya. Efeknya karena ada jeda transfer antara power ke ban belakang, sehingga daya cengkram ban belakang meningkat dan power motor tidak liar. Hal tersebut diakui Marquez usai menjajal mesin terbarunya di sesi tes musim dingin ini.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI