Tim pabrikan MotoGP 2017, menjadi tidak dominan

Tabloid Motor Plus - Edisi 964
6 September 2017

Tabloid Motor Plus - Edisi 964

Jika melihat performa yang disuguhkan tim pabrikan di kelas MotoGP, seakan menjadi tanda tanya. Itu lantaran peran mereka selama semester pertama MotoGP 2017 dan awal paruh musim kedua ini tak pernah lepas dari ‘gangguan’ tim satelit. Ada apa? / Foto : Repsol ypf, Yamaha MotoGP, Suzuki racing, Aprilia, MotoGP

Motor Plus
Marc Marquez memang sejauh ini jadi pimpinan klasemen sementara dengan keunggulan 16 poin dari Andrea Dovizioso. Namun, harusnya Marquez bisa unggul lebih jauh lagi jika di awal musim ia tidak kehilangan poin cukup banyak di enam seri awal. Di enam seri awal Marquez hanya meraih satu kali kemenangan, satu kali podium kedua dan dua kali gagal finish.

Secara total poin Marquez hanya 68 poin di urutan keempat, tertinggal 37 angka dari pimpinan klasemen saat itu Maverick Vinales. Namun, keadaan langsung berbalik pasca seri Mugello. Marquez memborong dua kemenangan di seri Jerman dan Republik Ceko dan tidak pernah finish diluar posisi podium. Sementara Vinales justru gagal meraih kemenangan di enam seri terakhir dan terpaksa duduk di urutan tiga klasemen sementara.

Marquez mengakui jika masalah mereka adalah kesulitan dalam adaptasi Michelin di awal musim. Namun, sejak seri Le Mans dimana mereka kembali menggunakan carcass musim lalu, Honda langsung kembali melesat. “Yang paling sulit adalah melihat bagaimana ban (Michelin) bekerja dengan baik. Hal tersebut jadi hambatan di awal musim ini namun pada akhirnya terpecahkan,” ungkap Baby Alien.

Masa libur musim panas dipakai Honda untuk melakukan upgrade di segi knalpot juga fairing. Namun, Honda nampaknya membebaskan pilihan pada masing-masing ridernya tergantung dari setingan motor masing-masing. Terlihat dari knalpot pendek yang kembali digunakan Marquez dan Cal Crutchlow sementara Dani Pedrosa masih konsisten menggunakan model panjang.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI