Burnout Solo 2017, jembatan kumpul bikers

Tabloid Motor Plus - Edisi 967
14 September 2017

Tabloid Motor Plus - Edisi 967

Burnout Solo tahun ini juga mampu menarik perhatian masyarakat umum. / Foto : Toro

Motor Plus
Kota Solo di Jawa Tengah sebenarnya sudah punya scene bikers yang lumayan gaek dan banyak dikenal dengan reputasinya. Saat generasi kustom kultur dan riding culture mewabah akhir-akhir ini, jadi makin seru lagi. “Dengan kehidupan bikers yang lagi berkembang, kami jadi punya inisiatif buat bikin acara yang bisa mewadahi semuanya,” buka Fendy Aris yang jadi Ketua Panitia gelaran Burnout 2017 di Solo Sabtu (9/9).

Acara yang pernah diadakan sebelumnya ini diharapkan jadi ajang gathering sesama bikers yang mampu menjembatani bikers dari berbagai aliran dan usia. Ambil tempat di area parkir The Park Mall, Solo Baru, Burnout tahun ini sukses dalam menjalankan misi itu. Kelihatan club motor gaek macam Iron Buffallo bisa ngumpul bareng dengan komunitas yang lebih muda, semisal Kick Tengkleng.

Bikers yang join ke Burnout 2017 juga berasal dari berbagai macam aliran. Gak cuma anak kustom, motor klasik Eropa hingga Jepang bahkan kumpulan pecinta skuter pun digandeng buat bikin rame acara ini. Antusiasme pengunjung pun bisa dibilang cukup besar. “Suasana acaranya nyaman dengan layout acara yang bikin betah berlama-lama di venue,” ungkap Tri Mei, salah seorang peserta yang belain riding dari Wonogiri ke Solo.

Pengunjung makin dibuat anteng dengan berbagai hiburan khas bikers. Atraksi tong setan yang lagi banyak dipakai di acara bikers akhir-akhir ini turut diadakan. Gak heran, makin malam jadi makin banyak pengunjung yang datang memenuhi parkiran acara Burnout 2017. Burnout Solo tahun ini juga mampu menarik perhatian masyarakat umum.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI