Adventure Batara Vs Track, jalur balasan yang ekstrem

Tabloid Motor Plus - Edisi 968
21 September 2017

Tabloid Motor Plus - Edisi 968

Sekarang giliran Batara yang undang Track untuk jajal jalur yang mereka siapkan. / Foto : Rumi

Motor Plus
Keren nih nilai silaturahmi yang diwujudkan Bandung Trail Adventure (Batara) dan Track Ciwidey. Minggu lalu (10/09) mereka sepakat ulin bareng (main trail adventure bersama) di daerah Baleendah dan Banjaran Jawa Barat. Ini kegiatan balasan dari Batara yang sebelumnya diundang Track untuk jajal jalur Ciwidey. Sekarang giliran Batara yang undang Track untuk jajal jalur yang mereka siapkan.

Start dari rumah Kang Ari di Jl. Laswi Baleendah, Bandung, Jawa Barat, kedua komunitas beriringan menuju trek yang didominasi debu tebal. Dipandu Kang Adam Jawara dan Waf Braja, sekitar 80-an penyemplak trail menapaki jalur yang didominasi tanah kering. Walau jarak hanya 40 km, jalur pilihan Batara bikin nyali ciut. Sebab, selain debu tebal, tanjakan dan turunan curam berliku juga disajikan.

Melewati Tanjakan Aras, puncak Batara dan puncak Koromong pehobi trail mulai tercecer. Jalur berbatu dan debu tebal yang diiringi teriknya Matahari bikin tenaga terkuras. Enggak jarang motor terperosok dan terjatuh akibat sulitnya jalur tanah kering penuh debu tebal. “Ihkwal jalur, memang bikin tenaga terkuras. Di jalur sini skill betul-betul diasah. Pokoknya istimewa lah,” ungkap Nova, ketua Track Ciwidey.

Setelah beristirahat makan siang di rumah Kang Yana, senior Batara di desa Kiara Lawang Arjasari, Banjaran, Bandung, Jawa Barat, perjuangan itu terbayar. Sambil santap nasi liwet kedua komunitas bisa saling ngobrol yang bikin silaturahmi makin kuat. “Diadakannya ulin bareng ini diharapkan bisa lebih erat lagi persaudaraan antara kita. Semoga kedepannya bisa lebih sering bersilaturahmi antara Batara dan Track Ciwidey,” ungkap Babeh Yayat, ketua umum Batara.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI