Substitusi kampas ganda Yamaha New Fino 125, ada harga ada performa

Tabloid Motor Plus - Edisi 972
19 Oktober 2017

Tabloid Motor Plus - Edisi 972

Penggunaan kampas ganda Aerox 155 di New Fino 125 tanpa ubahan sama sekali. / Foto : Indra

Motor Plus
Enggak seperti Yamaha Fino yang mengadopsi sistem pengkabut karburator, New Fino 125 yang menganut sistem injeksi, sekarang beberapa part-nya sudah tidak kompatibel lagi dengan Mio series. Salah satunya di bagian penerus daya alias CVT, yaitu kampas ganda. “Tapi untuk pengguna New Fino 125, jangan khawatir saat mau mengganti part kampas ganda yang sudah habis. Karena New Fino 125 masih bisa menggunakan kampas ganda kepunyaan Aerox 155,” buka Ahmad Junaidi, mekanik dari D2M Hasil Kebon.

Penggunaan kampas ganda Aerox 155 di New Fino 125 tanpa ubahan sama sekali, alias hanya tinggal bolt on saja. Yang enggak bisa digunakan adalah mangkok kampas koplingnya. “Hanya bisa digunakan kampasnya saja, sedangkan mangkok kampas koplingnya berbeda. Besarnya sih sama, hanya tebal dari lubang as-nya berbeda,” beber Jun, sapaan akrabnya.

“Mangkok kopling kepunyaan Aerox 155 lebih tipis, jadi saat dipasang mangkoknya mendem enggak pas dengan tapak kampas koplingnya. Jadi, kalau pakai kampas kopling Aerox 155 harus menggunakan mangkok kopling standar New Fino 125,” tambah Jun. Kelebihan menggunakan kampas kopling kepunyaan Aerox 155 di New Fino 125 ini, akselerasi jadi bisa lebih cepat. Karena tapak kampasnya lebih panjang dibanding standar New Fino 125.

“Efeknya, kampas lebih menggigit saat grip gas dibuka. Jadi, bisa meminimalisir slip saat berakselerasi,” ungkap mekanik yang bermarkas di Jl. Raya Kapin No. 1, Pondok Kelapa, Kalimalang, Jakarta Timur. “Untuk harganya, memang lebih mahal kampas kopling kepunyaan Aerox 155 dibanding dengan New Fino 125. Tapi, sebanding lah dengan performanya,” tutup Jun yang sudah enggak berteman dengan Jin ini.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI