Yamaha Jupiter MX King 150 2016, juara nasional dengan pengisian utuh

Tabloid Motor Plus - Edisi 982
5 Januari 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 982

Limiternya, diatur sampai 15.200 rpm,” ungkap pria yang buka bengkel di Jl. Sultan Adam, Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu. / Foto : Indra

Motor Plus
Ini salah satu kelebihan motor-motor garapan Hawadis, yaitu tetap kencang dengan sistem pengisian aki masih utuh. Sistem ini, juga masih disematkan pada Yamaha Jupiter MX King 150 pacuan Reynaldi Pradana di region 4 Kalimantan. Hasilnya, Rere sapaan akrabnya, Juara Nasional MotorPrix 2017 kelas MP1. Indra

MAGNET DAN SEPUL. Untuk mendapatkan putaran mesin lebih enteng dan mampu berkitir cepat, biasanya mekanik mengurangi beban putaran mesin. Salah satunya, menerapkan total loss alias tidak ada pengisian listrik ke aki dan mengganti magnet jadi rotor. Namun ini masih lengkap.

“Semua sepul pengisian masih ada, hanya berat magnet dibikin 600 gram. Dengan pengisian yang masih berfungsi, power motor tetap konstan saat memasuki lap-lap akhir,” beber Achmad Faisal, mekanik tim RFRT GNB ADJ SAS HDS NHK.

RASIO KOMPRESI. Agar ledakan di ruang bakar lebih besar, rasio kompresi dibikin tinggi. Cara ini, ditempuh dengan menggunakan piston UMA yang jarak mendem-nya disetel 1 mm saat posisi Titik Mati Atas (TMA). Ketika diburet, rasio kompresi terukur 13 : 1, yang masih menenggak Pertamax Turbo.

THROTTLE BODY & INJEKTOR. Supaya asupan udara lebih banyak, digunakan throttle body keluaran SYS diameter venturi 33 mm. Untuk menyemprotkan bahan bakarnya, Faisal menggunakan injektor UMA dengan flowrate 180 cc/menit. “Part injeksi lainnya, diatur ECU keluaran aRacer RC1 Super.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI