Upgrade performa Yamaha Mio Soul, 22,47 HP modal main di kelas FFA

Tabloid Motor Plus - Edisi 982
5 Januari 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 982

Jika dihitung menggunakan rumus, kapasitas silindernya jadi 219 cc,” tambah Ceper. / Foto : Teguh

Motor Plus
Untuk turun di kelas Free For All (FFA), spesifikasi mesin dibikin bebas. Yamaha Mio Soul pacuan Andri Wibowo dibikin lebih maksimal, hasilnya saat diuji di atas mesin Dynojet 250i milik Duta Motor Sport (DMS), Bekasi, Jawa Barat, terukur 22,47 hp/11.250 rpm dan torsinya 14,25 Nm/11.200 rpm. Indra

BORE UP. Diameter piston diperbesar menggunakan merek LHK ukuran 66 mm. “Dome piston dibikin 3 mm. Lalu, jarak mendem piston dari bibir blok dibikin 0,5 mm (dengan kondisi paking bawah terpasang). Saat diburet, menghasilkan rasio kompresi 14,2 : 1,” bilang Andri Wibowo yang biasa dipanggil Ceper, mekanik Badboy Bersama Kawan-Kawan (BBKW2).

STROKE UP. Enggak cuma bore up, untuk memperbesar kapasitas silinder, Ceper juga menaikkan langkah piston alias stroke up. “Dilakukan dengan cara menggunakan pen stroke 3 mm, jadi naik-turun piston meningkat 6 mm. Jika dihitung menggunakan rumus, kapasitas silindernya jadi 219 cc,” tambah Ceper.

RADIATOR. Untuk menstabilkan suhu mesin yang sudah bengkak ekstrim, digunakan radiator Yamaha Jupiter MX untuk pendinginan. “Sirip di blok silinder dibuang, dilas argon untuk membuat jalur air radiator. Sedangkan untuk sirkulasi air radiator menggunakan electric water pump punya mobil,” sebut ayah empat orang anak itu.

CVT. Supaya tenaga dari mesin tersalurkan lebih baik ke roda belakang, bagian CVT pun disesuaikan. “Jalur roller-nya dikerok, supaya roller bisa menekan v-belt lebih tinggi. Selain itu, derajat kemiringan pulinya juga diubah jadi 13,5 derajat. Untuk roller pakai 10 gram.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI