Suzuki Satria FU 150 2011, racikan Solo jawara Pekanbaru

Tabloid Motor Plus - Edisi 992
7 Maret 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 992

Bertarung di kelas Bebek 4-tak 200 cc, Suzuki Satria FU tim Berlian Putra Mahkota Racing Team digarap Arif Sigit Wibowo alias Pelle dari Solo, Jawa Tengah. Mesinnya dikirim ke Pekanbaru, tampil cemerlang. Sabet podium satu dengan catatan waktu 7,3 detik dipecahkan Cancan Pay alias Chandra Wijaya di event drag bike Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Motor Plus
Bertarung di kelas Bebek 4-tak 200 cc, Suzuki Satria FU tim Berlian Putra Mahkota Racing Team digarap Arif Sigit Wibowo alias Pelle dari Solo, Jawa Tengah. Mesinnya dikirim ke Pekanbaru, tampil cemerlang. Sabet podium satu dengan catatan waktu 7,3 detik dipecahkan Cancan Pay alias Chandra Wijaya di event drag bike Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Intip yuk korekan tim dari Jl. Lobak No. 11, Tampan, Pekanbaru itu. Teguh BORE UP. Mengejar 200 cc, bore up pakai piston 72 mm keluaran Kawahara. Stroke dibiarkan standar (48,8 mm). Namun stang pistonnya kepunyaan Honda Tiger diyakini lebih kuat. Dengan profil piston jenong, rasio kompresi mampu dipatok 14,2 : 1. Bahan bakarnya pakai bensol.

KLEP. Pelle mengubah ukuran klep standar, tapi tidak terlalu ekstrem. “Diameter klep standar tergolong besar untuk mesin DOHC (in/ ex = 22/19 mm). Sehingga dengan ubahan yang tidak terlalu ekstrem, akselerasinya sudah bisa kencang,” bebernya. Tapi, biar dapat power dan torsi gede, klepnya diganti keluaranKawahara berdiameter 25/22 mm.

PENGAPIAN. Sektor pengapian diseting ulang mengandalkan CDI Kawahara. “Mapping tertinggi timing pengapiannya diset 40 derajat sebelum TMA, itu pada putaran mesin 6.000-9.000 rpm,” jelas pria yang bengkelnya di Kp. Tinawas RT 02/01 Kec. Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah.

RASIO TRANSMISI. Usai tenaga mesin melonjak, selanjutnya Pelle mengolah rasio transmisi 6-speed. Gigi 3 dan 4, dibiarkan standar.
Sedangkan gigi 1 diramu jadi 15/32, gigi 2 = 15/24, 5 = 22/23 dan 6 = 23/22 mata. Dengan racikan terebut, performa motor dirasa semakin bertenaga dari putaran bawah sampai atas.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI