Kejurnas Supermoto 2018, nih, klausul tambahan di 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 995
28 Maret 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 995

Selama ini, masih banyak motor-motor yang ikut tidak sesuai dengan kelas kejurnas.” / Foto : Istimewa

Motor Plus
Melihat dari penyelenggaraan kejurnas supermoto tahun lalu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. “Kita akan sempurnakan terus ajang kejurnas supermoto di tahun ini. Secara umum, penyelenggaraan akan sama seperti tahun kemarin. Hanya saja, ada beberapa klausul tambahan di peraturan penyelenggaraannya,” buka Dadan HP, selaku Ketua Komisi Olahraga Sepeda Motor – Motocross/Supermoto PP IMI.

Salah satunya, standart lintasan yang terdiri dari lintasan aspal dan tanah (dirt track) dengan komposisi 80% aspal dan 20% tanah dengan menggunakan handicap dengan minimal lebar track 8 meter. Pada tepi lintasan aspal diberi pembatas ban/karung sekam (sack bag) dan jarak dari tepi lintasan ke pagar pengaman minimal 1,5 meter.

Pada tikungan, karung sekam tidak diperbolehkan untuk digunakan sebagai pembatas sisi dalam lintasan (apex). Pagar pengaman penonton harus menggunakan baricade. Pengamanan untuk lintasan tanah (dirt track) dapat mengacu pada standart olahraga Motocross.

Selanjutnya, penambahan tata cara perlombaan dimana tiap jalannya lomba terdiri dari 2x Free Practice (max. 30 menit dengan max. 30 riders), 1x Time Practice (max. 30 menit dengan max. 30 riders), 1x SuperChrono (max. 10 menit, diikuti oleh 6 riders dengan catatan waktu terbaik pada Sesi Time Practice), 1x Warm-Up (max. 20 menit dengan max. 30 riders), 2x Races (jumlah lap diadopsi dari 20 menit waktu perlombaan).

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI