Suzuki Bandit GSF 400 1997, Aeon racer

Tabloid Motor Plus - Edisi 996
6 April 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 996

Aeon nama motor ini punya arti, waktu yang tak terbatas. / Foto : INDRAMAWAN

Motor Plus
Aeon nama motor ini punya arti, waktu yang tak terbatas. Sangat tepat menggambarkan konsep yang diusung Jowo Kustom, dalam merombak Suzuki Bandit GSF 400 1997 ini. “Kami ingin memadukan era classic dan modern, tanpa ada batasan pakem yang ada,” buka Yohanes Marse alias Anes, punggawa bengkel yang ada di kawasan Jl. Lontar, No. 29, RT.

01/01, Surabaya, Jawa Timur ini. Ambil contoh, kalau biasanya café racer identik dengan ban slick atau on road, Anes justru menabrakkannya dengan ban dual purpose ciri khas scrambler. Indramawan

RANGKA BACKBONE. Dari sononya, GSF 400 mengusung rangka twin spar. “Mesin harus lebih terekspos. Karena itu, twin spar perlu dipotong dan dihilangkan terlebih dahulu, sebelum digantikan pipa backbone sebagai penyangga tangki.

Selain itu, subframe belakang juga kami buat ulang lebih sederhana dan minimalis, juga lebih pendek sehingga tampak kontras dengan roda belakang ukuran gambot,” tunjuk Anes.

BODYWORK MINIMALIS. Kelar dengan frame, pengerjaan dilanjutkan ke urusan bodi. Tangki bahan bakar dibuat lebih membulat di bagian atas, dengan bagian bawah dibuat lurus mengikuti flow rangka belakang.

“Bodi bagian belakang dibuatkan hornet kecil, sehingga tampak ringkas, apalagi lampu belakang hanya berupa LED strip yang ditanam ke rangka, berikan kasan modern dan LED headlight Daymaker 5,5 inci,” ulas Anes.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI