Suzuki Inazuma 2015, scrambler minimalis setelah nyundul

Tabloid Motor Plus - Edisi 1004
4 Juni 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 1004

Saking kerasnya, motor harus dinaikan ke mobil bak. Untungnya, saya tidak mengalami cidera yang parah,” jelas Rully, pemilik Inazuma ini. / Foto : STEPHAN

Motor Plus
Kisah sedih dialami oleh Rully Rulantova! Suzuki Inazuma kesayangan mengalami kecelakaan. “Kejadiannya saat turing. Kala asyik riding, tibatiba ada motor puter balik dan akhirnya nyundul. Saking kerasnya, motor harus dinaikan ke mobil bak. Untungnya, saya tidak mengalami cidera yang parah,” jelas Rully, pemilik Inazuma ini.

“Seminggu setelah kecelakaan, masih bingung mau dibangun gaya apa ini motor! Antara kembali ke original atau sedikit keluar jalur. Kalau keluar jalur, pasti mengikuti aliran yang sedang digandrungi saat ini. Akhirnya dipilih gaya scrambler minimalis,” tambah pria berusia 50 tahun. Stephan

BODI DAN SASIS. Tangki dan shroud masih dipertahankan standar, agar identitas Inazuma tak hilang. Hanya saja warnanya dibikin kalem dengan abu-abu klasik atau abu-abu Maserati. Sasis klasik di bagian belakang harus diubah, menggunakan pipa besi agar kesan scrambler didapat. Semua dikerjakan oleh After School Custom (ASCO) di Jl. Kalisari, Cijantung, Jakarta Selatan.

KNALPOT. Sekilas knalpotnya original, tetapi ini kustom yang memang dibentuk mirip aslinya. Bahannya terbuat dari stainless steel. “Bedanya ada pada bagian saringan dalam dan suara yang dihasilkan lebih adem,” ucap pria yang menjabat sebagai Ketua Inazuma Owner Network (ION) Chapter Jakarta.

AREA DEPAN. Untuk mengejar tampilan scrambler, setang standar model clip on diganti milik GSX 750 tipe biasa. Segitiga atas dan raiser, merupakan bikinan anak ION berbahan aluminium CNC dengan proses miling. Kemudian, lampu depan comot milik sang kakak yaitu Thunder 250 berbentuk bulat, menguatkan kesan classic.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI