Yamaha Scorpio 2008, kepincut bobber untuk riding harian

Tabloid Motor Plus - Edisi 1011
20 Juli 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 1011

Pelek depan dan belakang dijejali model jari-jari bertapak lebar, ukurannya 3,00x18 dan 4,50x17. / Foto : OBHET

Motor Plus
Indra Purnama yang Betawi tulen alias asli Jakarta, kepincut modif kustom bergenre bobber. Menurutnya, tampilan tersebut lebih kece, ketimbang bentuk kustom yang lainnya. Berbekal postingan hasil kreasi Glinding Kustom (GK) di Instagram, Indra langsung hubungi Haris Trituska, punggawa GK.

“Konsep bobber Yamaha Scorpio pilihannya itu, justru untuk dipakai riding harian di Jakarta. Makanya kita garap dengan lebih simpel, supaya bisa nyaman sama kondisi kemacetan jalan di sana. Hasilnya pun disukai oleh si pemilik,” sebut Haris Streetouzcka, panggilan beken builder GK ini. Obhet

RANGKA. Area subframe disunat, ini sudah lumrah hukumnya. Untuk itu, Haris mengatur ulang perangkat sasis menggunakan pipa seamless ukuran 22 mm. Posisinya dibikin drop seat, tujuannya agar pas saat Indra duduk di atas jok ini. Mainframe masih bawaan standar.

BODI. Bodi dan tangki Scorpio, tentunya dibikin pensiun. Kemudian, dibuatkan bodi part baru lewat handmade. Mulai dari sepatbor depan-belakang, tangki dan cover bodi samping. Semua terbuat dari plat besi ukuran 1,2 mm. Begitu pula dengan area kemudi atawa setang dan swingarm, semuanya kreasi sendiri.

KAKI-KAKI. Konsep bobber pastinya selalu identik dengan memasang kakikaki berukuran gambot. “Kali ini, pelek depan dan belakang dijejali model jari-jari bertapak lebar, ukurannya 3,00x18 dan 4,50x17. Terus dibalut karet ban Swallow Classic 400-18 dan 450-17. Jadi terlihat makin sempurnakan tampilan keseluruhannya,” ujar Haris.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI