Honda Steed 400, tribute to U53 custom

Tabloid Motor Plus - Edisi 1015
27 Agustus 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 1015

Mesin enggak banyak diubah, hanya bagian karburator diganti pakai karburator Harley- Davidson Sportster yang dibuat keluar khas American Big Twin. / Foto : HAFIZH

Motor Plus
Pecinta modifikasi era lama Tanah Air, khususnya di kota Bandung, Jawa Barat, pasti tidak asing lagi dengan sosok almarhum Julius Rosa atau yang akrab disapa Use. Sosoknya tidak hanya dikenal sebagai builder, melainkan karyanya selalu terkenal dengan hal-hal yang detail, bernilai artistik tinggi dan selalu mementingkan masalah ergonomi motor yang dibangunnya.

Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan kebanggan, ilmu, serta kenangan. Almarhum juga meninggalkan sebuah warisan Honda Steed 400 yang kini dilanjutkan pembangunannya oleh sang sahabat, Andi Argo yang merupakan seorang owner dari CycleBrave.

“Waktu almarhum meninggal, baru dirakit mesin dan itu masih banyak yang belum dibuat. Terus pesannya juga pengen ada tulisan ‘Lah’ di jok sama di sasis,” ujar Andi mengenang pesan dari almarhum. Gimana sih motor legend Tribute to U53 Custom ini? Simak deh! Hafizh

RANGKA. Untuk sektor ini dikerjakan khusus oleh almarhum, mengedepankan nilai ergonomi. Konsep sasis diracik lewat konstruksi chopper yang sekilas mirip juga dengan bobber style. Pembangungan rangka ini menggunakan pipa seamless ukuran 3/4 inci, yang dibalut cat berwarna putih, serta detail pinstripe di beberapa bagian. Simple nan kokoh dengan konstruksi rigid.

BODI. Seluruh bagian perbodian, juga hasil karya tangan cekatan almarhum, sehingga enggak ada cacat untuk diubah lagi oleh Andi. “Semua, dari tangki, rangka, sissy bar dan setang digarap oleh almarhum. Saya kemarin finishing cat dan ada beberapa tambahan desain,” ujar Andi, yang juga menjelaskan kalau motor ini baru selesai pada September 2017 silam.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI