Tak pernah galau berdakwah di pulau

Majalah Mulia - Edisi 09/2019
3 September 2019

Majalah Mulia - Edisi 09/2019

Ustadz Sulaiman

Mulia
Tugas dakwah bagi dai bukanlah hal yang menakutkan, meski harus ke sebuah pulau sekalipun. Bagi sebagin orang, tugas dakwah adalah kehormatan sekaligus kemuliaan hidup.

Hal itulah yang menjadi moto hidup Ustadz Sulaiman, dai binaan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang bertugas di Kepulauan Aru, Dobo, pulau terluar dari Propinsi Maluku. Dobo adalah ibu kota dari Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, Indonesia.

Selama berabadabad lamanya Kota Dobo terkenal sebagai penghasil mutiara kualitas tinggi, dan memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar seperti ikan, Udang Lobster, Teripang, Rumput Laut dan lain-lain, Dobo juga dikenal sebagai salah satu lumbung ikan terbesar di Indonesia tepatnya di perairan Arafura.

“Alhamdulillah, tugas ini memang tidak mudah, apalagi kemanamana harus lewat laut. Tapi karena ini amanah dan memang sudah ada tanah satu hektare yang harus dikelola, maka saya beranikan diri, bismillah berangkat ke Dobo ini,” terang pria alumni Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan ini.

Menuju Dobo dari Ambon, Ustadz Sulaiman harus menggunakan jasa kapal Pelni menuju Kepulauan Aru, kemudian kembali melanjutkan perjalanan dengan kapal kayu. “Ya, begitu memang rutenya. Nikmati saja, insya Allah bermanfaat,” ujar pria kelahiran Bone pada 3 Juli 1983 tersebut.

Beruntung dakwahnya di Dobo mendapat sambutan masyarakat. asyarakat di sini baikbaik, begitu juga dalam hal penyambutan tamu. Memang tampang terlihat serem, tapi hati mereka lembut-lembut,” ujarnya. Meski demikian bukan berarti tanpa tantangan.

“Seperti daerah lain, di sini pun ada tantangannya, walaupun relatif tidak berbeda jauh. Cuman kalau di sini itu medannya yang harus berurusan dengan laut. Kendaraan ada belum tentu bisa berlayar karena pas gelombang tinggi, cuaca 37 buruk, angin kencang, tidak ada itu kapal berlayar,” tuturnya. Namun hal itu tak membuat Ustadz Sulaiman berkecil hati. Justru tantangan itu akan membuat iman dalam hatinya semakin kuat

Majalah Mulia dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Edisi lainnya    Baca Gratis
DARI EDISI INI