Nestapa Carida, kehilangan 13 anggota keluarga beserta rumahnya

Tabloid NOVA - Edisi 1599
15 Oktober 2018

Tabloid NOVA - Edisi 1599

Di atas puin-puing ini ratusan rumah di Petobo, beserta sebagian penghuninya lenyap bak ditelan bumi. / Foto : GANDHI WASONO

NOVA
Musibah gempa dan tsunami yang melanda kota Palu dan Donggala menyisakan duka yang amat dalam. Bukan hanya harta benda, tapi ribuan orang tewas. Salah satu di antara yang berduka adalah Carida (54). Ibu sembilan anak itu kehilangan 13 anggota keluarganya yang tertimbun tanah dan tidak ditemukan.

Berikut curahan hati warga Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan kepada NOVA, Minggu (7/10) di lokasi penampungan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah. Sama sekali aku tak pernah menduga akan tertimpa musibah seperti ini. Kejadian itu terjadi begitu cepat bagaikan mimpi.

Bukan harta benda yang aku pikirkan. Yang membuatku terpukul adalah kehilangan 13 anggota keluarga secara bersamaan. Memang aku berusaha tabah, karena ini sudah garis Allah. Tapi musibah ini adalah cobaan terberat yang membuatku benar-benar tak berdaya. Ketigabelas anggota keluarga yang tewas itu suamiku Nurdin Labudi (64), dua anakku bersama suaminya masingmasing, enam cucu, serta kakak tertua bersama istrinya.

Seperti biasa, siang selepas pukul 2 siang aku bersama suami menggembala sapi dan kambing di padang savana dekat rumah. Sambil menggembala, biasanya aku dan suami memungut kayu bakar dari ranting-ranting kering pohon, kemudian kami ikat untuk dibawa pulang. Kayu bakar itu aku gunakan untuk menggoreng pisang yang setiap hari aku jual di depan rumah.

Rutinitas seperti itu sudah berlangsung sejak lama sekali, hasilnya lumayan untuk tambahan sehari-hari dan jajan para cucu. Karena matahari sudah condong ke barat dan menjelang magrib, aku panggil suami untuk bersiap-siap pulang.

Tabloid NOVA dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI