Buku Nuansa Cendekia hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Perempuan Bernama Arjuna 4: Batakologi dalam Fiksi

Perempuan Bernama Arjuna 4

Melanjutkan perjalanan dan “petualangan” pasangan suami-istri, Arjuna dan Jean-Claude van Damme, novel ini menuturkan secara memikat ihwal petualangan mereka berdua dalam menjelajahi berbagai tempat menarik di Tanah Batak dan sekaligus melacak asal-usul ayah suami Arjuna yang berdarah Batak. Membaca novel ini membuat kita disuguhi “hidangan” Batakologi dalam fiksi—tradisi, sejarah, budaya, dan segala sesuatunya tentang masyarakat Batak—untuk kita santap sebagai makanan jiwa dan pikiran kita. Dalam hal ini, Remy Sylado memang seorang maestro yang sangat piawai, “top-markotop,” dan “jos-gandhos.” Selamat menikmati!

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Remy Sylado
Editor: Irwan Kurniawan, M.Ag / Mathori A. Elwa

Penerbit: Nuansa Cendekia
ISBN: 9786023503780
Terbit: Oktober 2016, 352 Halaman

Ikhtisar

Melanjutkan perjalanan dan “petualangan” pasangan suami-istri, Arjuna dan Jean-Claude van Damme, novel ini menuturkan secara memikat ihwal petualangan mereka berdua dalam menjelajahi berbagai tempat menarik di Tanah Batak dan sekaligus melacak asal-usul ayah suami Arjuna yang berdarah Batak. Membaca novel ini membuat kita disuguhi “hidangan” Batakologi dalam fiksi—tradisi, sejarah, budaya, dan segala sesuatunya tentang masyarakat Batak—untuk kita santap sebagai makanan jiwa dan pikiran kita. Dalam hal ini, Remy Sylado memang seorang maestro yang sangat piawai, “top-markotop,” dan “jos-gandhos.” Selamat menikmati!

Penulis

Remy Sylado - Nama aslinya Yapi Tambayong. Tapi dalam berkarya ia sering mencantumkan nama-nama yang kini lebih beken dari nama aslinya seperti Remy Sylado dan Alif Danya Munsyi. Selain itu juga punya nama lain seperti Juliana C. Panda, Dova Zila, Jubal Anak Perang Imanuel dan beberapa nama lain. Lahir di Makassar 12 Juli 1945. Ia dikenal luas sebagai seniman tulen yang hidupnya penuh pengalaman berkesenian dalam berbagai kegiatan; drama, film, musik, puisi dan susastra.

Ia meniti karirnya dimulai dari usia remaja saat sekolah di Semarang, kuliah di Solo, dan aktif berkegiatan seni dan jurnalisme di Bandung dan Jakarta. Sebagai musisi, ia jago mengarang lagu dan punya kemahiran menirukan suara penyanyi terkemuka dunia seperti Elvis Presley, Nat King Cole, Louis Armstrong, Bing Crosby, Mario Lanza, Bob Dylan. Tak hanya itu, ia pun mahir membuat gurauan gaya bicara dari bahasa-bahasa etnik. Selain menyukai musik modern, ia juga sangat peduli pada musik-musik etnik.


Daftar Isi

Kata Pengantar
I
II
III
IV
V
VI
VII
VIII
IX
X
XI
XII
XIII
XIV
XV
XVI
XVII
XVIII
XIX
XX
XXI
Catatan Pelengkap
Tentang Penulis