Piaggio Liberty 150 ABS S

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 08/XXVI
14 Juli 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 08/XXVI

Mesin barunya ini ternyata memang lebih halus dan responsif. Buka gas dikit langsung wusss.. / Foto : Salim

OTOMOTIF
Meski berubah total 100% baru, namun benang merah desain Piaggio Liberty 150 ABS S tetap sama. Maklum, skutik ini sudah ada sejak 18 tahun lalu dan terjual hingga 900 ribu unit, wajar jika cita rasanya tetap dijaga. Tidak hanya perubahan pada tampilan luar saja, tetapi sasis, mesin, kaki-kaki, sampai fiturnya serba baru. Setelah mencicipi untuk pertama kalinya di area parkir yang terbatas, saatnya merasakannya dalam kondisi lebih bebas. Pasti penasaran bagaimana sensasi jalan-jalan bersama skutik seharga Rp 35,7 juta (OTR Jakarta)? Simak terus ulasannya!

Desain, Aksen krom lebih banyak terlihat di versi terbaru ini. Ada di bawah jok, samping spidometer, lis lampu depan-belakang dan disamping lampu sein. Meski begitu pada varian ā€˜Sā€™ tampil tetap sporti karena pelek dilabur warna hitam, sedang versi reguler peleknya silver. Dari depan terlihat modern, berkat lampu senja LED yang posisinya jadi satu tempat dengan sein. Hal paling mencolok lainnya yang membuat tampak lebih jenjang adalah perubahan diameter pelek, naik 1 step pada bagian depan, dari ring 15 jadi 16. Sedang yang belakang masih pakai ring 14.

Fitur & Teknologi, Sesuai namanya, skutik ini sudah pakai Antilock Brake System (ABS) tapi hanya satu channel, hanya di roda depan saja. Rem depannya pakai disc brake 240 mm, yang belakang masih teromol 140 mm. Fitur di setang ramai nih, ada saklar lampu karena masih belum AHO (Automatic Headlight On). Di bawahnya ada tombol mode untuk mengatur odometer dan tripmeter A-B. Di sisi kiri ada tombol lampu jauh-dekat yang sekaligus bisa untuk passing.

Khusus pada generasi anyar ini, buka jok tinggal tekan tombol saja. Maka otomatis jok terbuka, paduan antara elektronik dan mekanis, tombol pembuka manualnya ada di dalam boks di bawah setang. Buat jaga-jaga kalau aki sedang dalam kondisi tidak prima. Jika pada versi sebelumnya spidometer masih analog, sekarang kombinasi digitalanalog. Spidometer ditunjukan dengan jarum.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI