Laporan langsung Efendi dari Suzuka 4 & 8 Hours, kami datang, kami lihat

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 11/XXVI
4 Agustus 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 11/XXVI

Ucapan ‘veni, vidi, vici’ dari Julius Caesar seorang kaisar Romawi yang berarti ‘saya datang, saya melihat, saya menang’ pada beberapa abad lalu. / Foto : Fendi

OTOMOTIF
Ucapan ‘veni, vidi, vici’ dari Julius Caesar seorang kaisar Romawi yang berarti ‘saya datang, saya melihat, saya menang’ pada beberapa abad lalu. Jadi gambaran keberhasilan pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang juara di balap Suzuka 4 Hours Endurance Road Race, Jepang, Sabtu (30/7). Irfan Ardiansyah dan Rheza Danica Ahrens dari Astra Honda Racing Team baru pertama kalinya berlaga di Suzuka 4 Hours dan menjadi juara usai bertarung dengan 120 pembalap dari 60 tim. Tak hanya itu, pembalap AHRT itu pun sukses meraih pole position, mengawali lomba lewat Irfan sebagai pembalap pertama yang dimulai dengan start khas balap ketahanan (berlari menuju motornya masingmasing) pukul 09.00 waktu Suzuka. OTOMOTIF yang hadir di sirkuit Suzuka menyaksikan sepak terjang duet Irfan Ardiansyah dan Rheza Danica bekerja sama tampil mengerahkan kemampuan terbaiknya secara bergantian selama 4 jam (sama dengan 100 lap). Irfan dan Rheza tampil dengan tunggangan Honda CBR600RR bernomor #7 tampil penuh determinasi tinggi dan fokus tak boleh ada celah terjadi kesalahan.

Rotasi Per 20 Lap Uniknya balap ketahanan ini tidak seperti balap motor lainnya adalah pitstop. AHRT melakukan pit stop pertama di lap 20 untuk pergantian pembalap dan mengisi bahan bakar (refueling). Rotasi pembalap dilakukan mininal per 20 lap antara Irfan dan Rheza. Giliran Rheza membesut CBR600RR hingga lap 40 dan sukses membukukan fastest lap 2:17,938. Sebelumnya Rheza berhasil mengambil laih pimpinan lomba setelah sempat berduel seru dengan tim Thailand. Alhasil, Irfan terus melanjutkan memimpin jalannya lomba hingga memasuki lap 60. Rheza kembali di atas sadel CBR600RR dan di fase ini diberikan tugas untuk melakoni lebih dari 20 putaran, tepatnya dari lap 60 sampai 82. Tim AHRT tetap memimpin balapan hingga Irfan melakukan rotasi terakhir melakoni lap 83 sampai 100. Pembalap asal Semarang ini sukses melewati garis finish sebagai juara dengan torehan waktu 4 jam satu menit.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI