MotoGP seri 11, Republik Ceska, sejarah tercipta di Brno

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 14/XXVI
26 Agustus 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 14/XXVI

MotoGP Seri 11 di sirkuit Brno (21/8) benar-benar menorehkan banyak sejarah. Tak hanya kemenangan pertama Cal Crutchlow dalam karier MotoGP-nya sejak 2011 silam. / Foto : Michelin

OTOMOTIF
MotoGP Seri 11 di sirkuit Brno (21/8) benar-benar menorehkan banyak sejarah. Tak hanya kemenangan pertama Cal Crutchlow dalam karier MotoGP-nya sejak 2011 silam. MotoGP Seri 11 Republik Ceska merupakan gelaran ke-400 kalinya sejak event MotoGP modern diperkenalkan 1992 silam. Tak sampai di situ, rekor pun berjatuhan mulai dari best lap yang dibukukan Marc Márquez di kualifikasi makin kencang 1:54,596 menggulingkan rekor sebelumnya yang ditorehkan Jorge Lorenzo 1:54,989 di musim sebelumnya.Strategi ban Pada saat raceday merupakan torehan sejarah sesungguhnya.

Kondisi trek yang basah tanpa guyuran hujan lagi membuat seluruh kontestan kelimpungan. Sampai-sampai terjadi pengambilan keputusan di detikdetik terakhir sebelum start. Sebagaimana dilakukan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Cal Crutchlow dan Loris Baz. Duet Yamaha pabrikan menetapkan pilihan ban dengan komposisi soft (depan) dan hard (belakang). Sementara Cal Crutchlow dan Loris Baz menetapkan hati untuk memilih hard (depan dan belakang). Start pun dimulai pembalap melesat ke depan silih berusaha mengambil posisi terdepan hingga sempat kuartet Ducati menyapu 4 posisi teratas.

Eh ternyata kondisi trek tak kunjung mengering secepat di seri sebelumnya di seri Sachsenring dan Assen. Namun di beberapa bagian sudah tampak bagian kering. “Seri ini kondisi trek tak seperti di Assen dan Sachsenring yang cepat keringnya. Sempat memprediksi flag-to-flag, gak berlaku dengan kondisi seperti ini. Itu sebabnya saya menabung kekuatan di lap-lap terakhir,” taktis Marc Márquez yang menggondol podium ketiga. Kondisi trek yang tak segera mengering jelas menjadi benefit bagi pembalap yang memilih kompon keras, khususnya kompon keras (depan-belakang) yang diterapkan Cal Crutchlow dan Loris Baz. Hanya saja Cal Crutchlow mampu memanaskan bannya lebih cepat Cal benar-benar tak terbendung menyalip satu demi satu lawan hingga akhirnya menjadi yang paling depan.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI