All New Hyundai i20 A/T

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 18/XXVI
22 September 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 18/XXVI

Apakah jadi penerus yang pantas untuk i20 lawas dan Grand Avega?

OTOMOTIF
T eringat per tama kali i20 hadir di Indonesia, langsung tampak betapa pabrikan Korea Selatan ini sangat menguatkan image-nya di Eropa. Karena hatchback kecilnya pun sangat terlihat datang dari benua terkecil kedua tersebut. Lompat ke era Grand Avega (GA), segi style sangat berusaha dinaikkan dengan Fluidic Sculpture-nya. Dengan All New i20, kedua hal tersebut seperti dikombinasikan dengan Fluidic Sculpture 2.0 yang membuat desain tetap appealing, namun unsur Eropa juga sangat kental.

Oh ya, tahu kah Anda hatchback ini laris manis di India? Tidak heran, PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) akhirnya kembali memilihnya untuk menggantikan GA dibanding menunggu Accent generasi kelima lahir. Namun, apakah dengan mengimpornya dari India bisa membuatnya bersaing di kelas hatchback yang sangat padat? Dapatk ah image unik i20 dulu ketika jadi satu-satunya hatchback terjangkau dengan sunroof atau mesin diesel dikembalikan? Simak hasil test drive kali ini. Performa & Konsumsi Diesel hatchback era is back? Jangan senang dulu, i20 baru ini hanya datang dengan varian bermesin bensin saja, sedang versi CRDi dengan VGT seperti leluhurnya dulu belum didatangkan lagi. Kabar buruk lainnya bukan dari mesin yang dibawa sama persis seperti GA facelift, berkode Kappa dengan tenaga maksimum 98 dk saja, namun transmisi otomatis yang seakan downgrade.

Setelah sebelumnya mesin ini sempat disambungkan ke CVT untuk karakter yang lebih responsif dan smooth akhirnya harus kembali lagi ke A/T 4-percepatan konvensional. Karakter panjang tiap giginya kurang menyenangkan untuk kondisi stop and go dalam kota, apalagi tarikan bawahnya cenderung lambat. Paling cocok, mainkan mode manual alias Shiftronic di gigi 2 dan 3 jika ingin lebih agresif. Namun pada dasarnya karakter transmisi ini lebih cocok untuk dibawa stabil pada kecepatan tinggi. Alhasil, angka konsumsi dan performa pun tidak bisa dianggap gemilang, bahkan dibanding generasi sebelumnya.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI