Kiprah Rio Haryanto di F1 2017, toro rosso atau renault?

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 19/XXVI
29 September 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 19/XXVI

Tiga seri beruntun F1 akan menggelar balapan di zona Asia. Setelah seri lalu di Singapura (18/9) pekan ini bertandang ke Malaysia (2/10) dan di Jepang pada pekan berikutnya (9/10).

OTOMOTIF
Tiga seri beruntun F1 akan menggelar balapan di zona Asia. Setelah seri lalu di Singapura (18/9) pekan ini bertandang ke Malaysia (2/10) dan di Jepang pada pekan berikutnya (9/10). Rencana pencarian sponsor baru untuk Rio Haryanto di musim 2017 pun makin digencarkan. Apalagi setelah dikabarkan banyak sekali perusahaan yang menginginkan RH88 (inisial untuk Rio Haryanto-red) untuk kembali berkompetisi di F1 tahun depan dengan membawa brand mereka. “Ada banyak sponsor yang datang, tidak hanya dari Indonesia tetapi dari negara-negara Asia lainnya seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura,” ujar Piers Hunnisett selaku Manajer Rio Haryanto.

Sejak seri Singapura lalu, bertemu dengan calon sponsor memang sudah dilakukan. Seperti yang diceritakan oleh Ibunda Rio, Indah Pennywati di sela-sela F1 Singapura. Namun bagaimana kans Rio untuk kembali berada di kokpit F1? Bisa jadi masih terbuka. Sebab Toro Rosso dan Renault menjadi tim yang paling memungkinkan dihuni oleh pembalap kelahiran Surakarta, Jateng, 23 tahun silam ini. Toro Rosso yang menjadi tim junior dari Red Bull Racing ini memiliki peluang dihuni Rio meski agak sulit. Sebab tim asal Italia ini kerap merekrut pembalap yang siap balap.

Namun duet Carlos Sainz dan Daniil Kyvat belum memberikan penampilan impresif. Bukan tidak mungkin akan terjadi perubahan formasi untuk musim depan dan juga menjadi kesempatan bagi Rio. Renault dengan duet Kevin Magnussen dan Jolyon Palmer terhitung kurang memuaskan. Hingga paruh musim F1 2016, penampilan Jolyon Palmer masih tidak lebih baik dari Rio Haryanto ketika bernaung bersama Manor Racing. Hal ini yang membuka tabir akan terjadinya perombakan formasi di tim yang identik dengan warna kuning tersebut. Maka dengan tim pabrikan asal Perancis ini yang paling memungkinkan menampung bakat balap Rio Haryanto. Peluang RH88 untuk mengisi posisi di tim Williams harus dikesampingkan.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI