Moto Guzzi V9 Roamer dan V9 Bobber, duo sport retro modern

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 20/XXVI
18 Oktober 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 20/XXVI

Selasa (27/9) silam, PT Piaggio Indonesia (PID) selaku APM Piaggio Group meluncurkan beberapa model baru, dua di antaranya yaitu Moto Guzzi V9 Roamer dan V9 Bobber.

OTOMOTIF
Selasa (27/9) silam, PT Piaggio Indonesia (PID) selaku APM Piaggio Group meluncurkan beberapa model baru, dua di antaranya yaitu Moto Guzzi V9 Roamer dan V9 Bobber. Kedua motor ini basiknya sama, menggunakan mesin 2 silinder V90 berkapasitas 853 cc. Harga jual V9 Roamer Rp 492,5 juta dan V9 Bobber Rp 516,5 juta, dalam kondisi off the road Jakarta. Apa perbedaan keduanya dan bagaimana impresi pertama mengendarainya? Simak dalam artikel berikut.

Secara garis besar antara V9 Roamer dan V9 Bobber sama, sebagai sport retro modern. Perbedaan terdapat pada detail sesuai nama masing-masing. Roamer lebih ditujukan untuk perjalanan jauh, makanya dibekali setang tinggi dan jok tebal. Kemudian pilihan warna yang ditawarkan semuanya cerah; kuning, putih, merah. Sekilas seperti knalpot, setang dan pernik lainnya. Sementara Bobber pastilah menganut ban gendut dan disandingkan setang model lurus atau flat bar, sepatbor belakangnya juga sedikit lebih tipis. Makin tampak gagah dan berkesan misterius lantaran 2 warna yang ditawarkan semua gelap ngedof, bedanya ada striping kotak-kotak merah atau kuning, yang memberikan kesan sporti.

Sementara bagian lain identik, misal tangki segilima yang mirip berlian. Lalu lampu utama model bulat jadi terlihat klasik. Kesan klasik juga makin kental dengan penerapan suspensi belakang ganda. kel berikut. • Aant fitur & teknologi Mengusung mesin berkonfigurasi V-Twin 90 derajat khas Moto Guzzi, silindernya melintang kanan dan kiri. Bore 84 mm dan stroke 77 mm, kapasitas mesin jadi 853 cc. Power maksimum yang mampu dihasilkan 55 dk di 6.250 rpm dan torsi maksimum 65 Nm di 5.500 rpm. Menggunakan sistem transfer tenaga pakai gardan bertransmisi 6-speed dengan single dry plate clutch berdiameter 170 mm. Sistem injeksi mengadopsi ECU dari Marelli yang terintegrasi dengan traction control. Agar gas buangnya ramah lingkungan, Moto Guzzi memberikan three-way catalytic converter dan double oxygen sensor sehingga lolos Euro 4.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI