MotoGP seri 17 Sepang, Malaysia, Rossi kurang puas

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 24/XXVI
7 November 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 24/XXVI

Valentino Rossi memenuhi target finish di depan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo pada GP Malaysia di Sepang (30/10).

OTOMOTIF
Valentino Rossi memenuhi target finish di depan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo pada GP Malaysia di Sepang (30/10). Ini supaya bisa mengamankan posisi runnerup klasemen. Tinggal satu balapan lagi, Rossi kini unggul 28 point dari Lorenzo yang berada di tempat ketiga. Dengan perolehan point itu, Lorenzo tidak akan cukup untuk melampaui The Doctor, sebutan Rossi. Meski begitu, The Doctor mengaku kurang puas dengan hasil yang didapatnya musim 2016 ini. Kenapa? MENGAKU SALAH Menjalani race ke-17 di sirkuit Sepang, Valentino Rossi yang start dari grid kedua di belakang pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, melakukan start yang tidak begitu buruk. Mengingat kondisi trek yang basah.

Rossi yang sempat disalip beberapa saingannya dan memimpin lomba, harus menyerahkan posisi terdepannya kepada Dovizioso. Balapan selama 19 lap (harusnya 20 lap) ini sempat ditunda 20 menit karena hujan. Rossi yang sempat memimpin lomba dan mendapat tekanan dari Dovizioso, melebar di tikungan pertama atau tepat di depan tribun para pendukungnya. Dovizioso pun mengambil keuntungan. Dengan sedikit air (trek mulai mengering), ban Rossi overheat, terutama depan, sehingga ia melakukan kesalahan kecil.

Kemudian ia mengaku motornya juga tidak memiliki kecepatan untuk menandingi Dovizioso. Rossi menyentuh garis finish kedua, tertinggal 3,1 detik dari Dovizioso. Dovizioso jadi pembalap kesembilan yang menang musim ini dan Rossi mengunci posisi kedua kejuaraan. Namun The Doctor mengaku kurang puas meraih runnerup klasemen 2016, karena sepanjang musim ini tidak pernah memimpin klasemen. Pembalap Italia berusia 37 tahun itu mengaku, hal ini disebabkan dirinya sering membuat kesalahan sendiri yang menyebabkannya gagal mendapatkan point. “Pada akhirnya, saya tidak sepenuhnya puas (posisi runner-up). Karena saya tidak mampu memimpin klasemen dan saya melakukan banyak kesalahan. Saya kehilangan banyak point di Mugello,” kata Rossi mengenai kejadian tidak finish di GP Italia itu.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI