Test ride Kawasaki W800

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 26/XXVI
21 November 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 26/XXVI

Penjualan Kawasaki W800 di Indonesia dilakukan sejak Agustus silam, namun unit tes baru tersedia di November ini. Terus terang OTOMOTIF penasaran sejak ketemu sosoknya secara langsung, bagaimana sih impresi mengendarai motor klasik yang dibalut teknologi modern ini?

OTOMOTIF
Penjualan Kawasaki W800 di Indonesia dilakukan sejak Agustus silam, namun unit tes baru tersedia di November ini. Terus terang OTOMOTIF penasaran sejak ketemu sosoknya secara langsung, bagaimana sih impresi mengendarai motor klasik yang dibalut teknologi modern ini? Penasaran juga? Kalau iya langsung simak hasil tes dari motor yang dijual Rp 249 juta untuk tipe biasa (Metallic Ocean Blue), dan Rp 251 juta yang Special Edition seperti yang dites ini. Yuk!

Desain Khas motor klasik, didominasi dengan bentuk serba membulat. Lihat saja dari lampu, tangki dan cover samping. Makin klasik dengan sentuhan krom di sepatbor, ring lampu, spion dan emblem tangki. Cuma itu? Eits lihat juga penggunaan karet di as sokbreker depan, selain agar sil lebih awet juga menguatkan kesan klasik. Mesin 2 silinder segarisnya, kalau dilihat detailnya juga serba klasik, apalagi dibalut cat hitam doff. Yang bikin jelek dan mengganggu tentu dudukan plat nomor di atas lampu depan. Ah seandainya seperti di luar negeri, tanpa plat nomor depan pasti lebih cakep!

Riding Position & Handling, Pertama pegang setang, yang terasa beda adalah handgrip yang polos namun ketika digenggam empuk dan kesat. Joknya juga empuk banget, karena busanya tebal. Makanya berkendara berjam-jam juga betah karena nyaman. Posisi duduk tergolong santai, badan tergolong tegak kendati setangnya cukup rendah dan pendek. Seandainya dikasih setang yang lebih tinggi, pasti makin nyaman! Dengan bobot mencapai 217 kg, ketika dikendarai terasa cukup berbobot. Namun istimewanya tetap ringan dan mudah diajak meliak-liuk kanan kiri. Cuma di kemacetan memang enggak terlalu lincah, karena dimensinya lumayan panjang, mencapai 2.190 mm dengan jarak sumbu roda 1.465 mm. Dengan bobot lumayan berat, berimplikasi positif karakter suspensi yang jadi sangat empuk.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI