Audio A4 2010, meaty look

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 55/XXVII
4 Juli 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 55/XXVII

Memadukan desain khas Eropa dengan pelek legendaris Jepang. / Foto : F. Yosi

OTOMOTIF
Populasi Audi A4 yang kalah jauh dengan para rivalnya, yakni BMW seri 3 dan Mercedes-Benz E-Class, malah membuatnya terkesan lebih ekslusif dan antipasaran. Ini yang jadi alasan Riefky Bhaskoro untuk meminangnya. Selain itu, desain Audi A4 dan fitur yang mumpuni ternyata mampu memikat Riefky Bhaskoro.

“Tak perlu banyak dandan untuk menjadikannya lebih manis,” kata salah satu pentolan bengkel Akasia, Jatibening, Bekasi. Maka cukup ditambahi body kit dengan brand Rieger saja, kontan penampilannya lebih agresif. Satu set terdiri dari spoiler depan dan belakang termasuk side skirt. Semuanya berbahan plastik. Bagian yang perlu custom hanya ducktail dan tailpipe.

Kunci bikin Audi ini tampil lebih agresif dan berkesan sporty adalah pemilihan pelek. Riefky tertarik dengan konsep memadukan desain mobil Eropa yang khas dengan sepatu legendaris dari Jepang. Maka pilihan sepatunya jatuh pada Volk Racing TE37.

Sejatinya desain TE37 yang ‘timeless’ cocok juga berpadu padan dengan bodi Audi A4 ini Pelek favorit berwarna bronze ini memang nyata matching dengan kelir hitam pekatnya Audi A4. Riefky juga ingin mengikuti konsep meaty look pada bagian kaki-kaki. Konsep meaty look alias ban yang terlihat mengotak dan tebal, disumbang lewat pemilihan alas karet. Spek pelek TE37 yang dipakai adalah 18x(8,5+9,5) inci.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI