Yamaha Aerox 155 VVA 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 63/XXVII
9 Agustus 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 63/XXVII

Grafis spesial buat ikon bengkel. / Foto : Sigit

OTOMOTIF
Sebagai mantan ketua Komunitas Airbrush Indonesia (KAI), tentunya kemampuan Donny Alfariza soal mewarnai motor tak perlu diragukan. Cuma lihat bentuk bodinya, dia langsung paham grafis dan warna seperti apa yang paling cocok. “Buat Aerox, paling kece bikin grafis yang agresif. Dan tentunya ini pakai desain sendiri dong biar orisinal,” buka Donz, panggilan akrabnya.

Keorisinalan ide sangatlah penting, mengingat Aerox 155 ini ternyata dijadikan ikon bengkelnya. Demi segera punya ikon bengkel, usia warna asli sangatlah singkat, “Baru ditebus 2 minggu nih langsung diairbrush,” celoteh Donz, yang bengkelnya dinamai Donz N Ezra (DNE), bermarkas di Jl. Raden Inten, Jaktim.

Proses pengerjaan airbrush Aerox ini tentu dimulai dari melepas semua bodinya, lalu mengampelas hingga halus. Selanjutnya dikasih cat dasar, “Sesuai STNK, warna dasar tetap kuning,” ungkapnya. Setelah cat dasar kering, grafis dibuat kombinasi hitam, abu-abu mirip trapesium. Sedang merah untuk area kaki-kaki, terutama pelek dan bagian fairing bawah.

“Bodi Aerox yang tajam dikasih grafis begini tampangnya jadi makin sporty kan?” jelas pria asli Minang ini. Setelah urusan airbrush kelar, barulah Donz merambah sektor aksesorinya. Tuh lihat paling wah tentu peredam belakangnya, Donz rela mengeluarkan kocek jutaan rupiah demi sokbreker YSS tipe balap. Depan pun diganti yang bisa diadjust agar makin asyik diajak nikung. Masih di area kaki, piranti rem langsung ganti master keluaran Brembo.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI