Honda Tiger 1997, bekas trabas

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 64/XXVII
11 Agustus 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 64/XXVII

Rangka asli bawaan Tiger rupanya sudah melintir karena berkali-kali jatuh, akhirnya pakai rangka Scorpio. / Foto : Indra

OTOMOTIF
Awalnya Honda ‘Macan’ ini sudah dimodifikasi ala trail yang dipakai Eko Purwanto untuk trabasan keluar masuk jalur off road. Karena mulai banyak yang rusak, penyegaran dilakukan. Tapi uniknya, saat direkondisi bukan jadi trail lagi. Malah berubah jadi street tracker. “Biar masih bisa main tanah tapi gak perlu ekstrim seperti sebelumnya,” tutur Eko yang memulai ubahan dengan mencari rangka baru.

Rangka asli bawan Tiger rupanya sudah melintir karena berkali-kali jatuh, Eko yang dibantu oleh Diens Bike mulai membangun kembali motornya dengan rangka Yamaha Scorpio. “Rangka Scorpio memiliki pegangan mesin model double cradle, sehingga lebih kokoh,” kata Anas Choirudin dari Diens Bike.

Bukan hanya rangka, swing arm juga berantakan maka harus diganti. “Pas banget rangka Scorpio sudah mengadopsi suspensi model monoshock. Tapi gak sepaket juga pakai swing arm Scorpio, dimanfaatkan konstruksinya saja,” bebernya. Swing arm akhirnya pakai punya Honda Tiger Revo. Namun harus membuat dudukan sokbreker tunggal dan dikawinkan dengan monoshock Satria 120R.

“Setelah jadi, kini semakin asik redaman suspensinya,” papar Anas yang bermarkas di Jl. Kolonel Sugiono Pondok Bambu, Jakarta Timur. Bodi juga full anyar. Tangki masih khas motor trail lawas tapi yang aneh buntutnya malah ala cafe racer. Sedang lampu utama dibuatkan cover mungil. Urusan kaki-kaki pasti diubah total, dari ban pacul untuk melahap tanah diganti dengan ban dual purpose.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI