Modifikasi Yamaha NMAX 2017 & Yamaha XMAX 2017, gila habis Rp 80 juta

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 81/XXVII
7 Desember 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 81/XXVII

Kendati baru berkenalan dengan dunia roda dua, NMAX dan XMAX tak dibiarkan standar, Arie langsung keranjingan dimodifikasi / Foto : Rizky

OTOMOTIF
Tidak dapat dipungkiri kalau kemacetan di Jakarta semakin parah seiring bertambahnya jumlah kendaraan, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja, bisa parkir di jalan bro! Hal inilah yang membuat Ahrens Santosa bosan naik mobil.

Demi mobilitas yang lebih cepat, Arie, sapaannya rela belajar mengendarai motor, iya baru saja belajar! “Lalu pilih Yamaha NMAX karena pas dengan postur tubuh dan santai karena matik. Jadi sekarang jarang naik mobil, nganter anak pun pakai motor, mereka lebih suka,” ujarnya.

Kendati baru berkenalan dengan dunia roda dua, NMAX tak dibiarkan standar, Arie langsung keranjingan dimodifikasi. Tak cuma itu, koleksinya langsung bertambah XMAX dan juga dirombak. Bahkan ternyata Arie juga sudah inden TMAX! Gokil ya? Seperti apa ubahan 2 motor pertamanya?

NMAX, keisengan modifikasi bermula ketika pria yang tinggal di daerah Tomang, Jakarta Barat ini membeli paket bore up untuk NMAX, ”Mesin dibore up di Ultraspeed Racing (USR), karena tidak tahu barang apa saja yang perlu dibeli, makanya saya terima beres saja serahkan sepenuhnya ke Freddy owner USR. Yang penting aman untuk sehari-hari,” urai Arie.

Mesin membengkak berkat blok KTC berbahan keramik lengkap dengan piston berdiameter 66 mm. Dengan stroke 58,7 mm membuat kapasitasnya jadi 200,7 cc. Jalur keluar masuknya udara diperbesar, klep in jadi 23 mm dan ex 20 mm lengkap dengan throttle body USR 33 mm, sebagai otak pengatur pengapian dan bensin ECU aRacer tipe RC1 Super juga disematkan.

XMAX, setelah NMAX rampung, Arie memutuskan meminang Yamaha XMAX dan langsung dimodifikasi di tempat yang sama, di USR di bilangan Daan Mogot, Jakbar. “Langsung upgrade bagian rem, ini wajib sih karena kurang pakem.

Cakram pakai Ninja 250 modifikasi dikit bagian lubangnya, tadinya pakai R25 tapi rasanya kurang enak,” celoteh kontraktor di Papua ini. Tidak ketinggalan kaliper pakai Brembo 4 piston dipompa master rem Brembo RCS15 untuk depan, sedangan belakang Brembo 2 piston dengan Brembo RCS14.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI