MotoGP putaran 2, Argentina: Marquez terlalu beringas!

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 99/XXVII
11 April 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 99/XXVII

Gelaran kedua MotoGP di sirkuit Termas de Río Hondo, Argentina (8/4) menyuguhkan banyak drama.

OTOMOTIF
Gelaran kedua MotoGP di sirkuit Termas de Río Hondo, Argentina (8/4) menyuguhkan banyak drama. Salah satunya yang menjadi pusat perhatian adalah episode Marc Marquez (Repsol Honda Team) menabrak Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP) yang membuat pencinta MotoGP geram.

Tak hanya itu, sebelumnya Marquez juga terlalu beringas kepada rider-rider lainnya. Ada apa gerangan Marquez? Awal mula masalah Marc Marquez bermula saat tunggangannya mati ketika balap akan berlangsung. Pembalap 25 tahun ini langsung mendorong motornya lalu kembali ke grid.

Dimana semestinya jika terjadi masalah pada motor sesaat sebelum start, pembalap harus kembali ke pit dan melakukan start dari pit. “Pada saat itu dia (marshal) tidak mengerti apa yang terjadi, lalu saya melihat marshal lain, lalu marshal ini melepaskan tangannya dari motorku, dan marshal yang lain memberikan tanda jempol, saya mengerti balap akan segera dimulai dan saya harus kembali ke grid,” urai Marquez.

“Lalu saya menjalani balap, sampai terlihat ‘ride-through penalty’ di dashboard, sesuatu yang tidak saya mengerti, karena salah satu marshal memperbolehkan,lalu kenapa setelah beberapa lap dia bilang tidak boleh dan harus melakukan ride-through?”, kesal pembalap bernomor start 93 ini.

Akibat tindakan tersebut Marquez yang mulai memimpin jalannya perlombaan sejak lap 2 harus diganjar penalti, dirinya harus masuk pit pada lap ke-7 sehingga posisinya harus melorot ke urutan 19. Regulasi ride through penalty ini terlampir dalam regulasi FIM pasal 1 butir 19.11 hal.54.

Mencoba bangkit, pembalap dari Repsol Honda Team ini melakukan overtake yang terbilang memaksakan pada lap 9 kepada Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) di tikungan 13, padahal tidak ada ruang yang cukup untuk melakukan overtake di tikungan tersebut. Meski begitu Marc langsung melambaikan tangan kirinya yang berarti meminta maaf.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI