F1 putaran 3, Cina, banteng merah judi pit stop

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 100/XXVII
20 April 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 100/XXVII

Saat memasuki ronde ketiga F1 di sirkuit Shanghai, Cina (15/4), Sebastian Vettel (Scuderia Ferrari F1 Team) diunggulkan dalam perebutan podium pertama

OTOMOTIF
Saat memasuki ronde ketiga F1 di sirkuit Shanghai, Cina (15/4), Sebastian Vettel (Scuderia Ferrari F1 Team) diunggulkan dalam perebutan podium pertama. Dua kali menang beruntun, menjadi modal bagus Vettel untuk meraih tiga kemenangan beruntun. Terlebih, sejak ia berseragam Ferrari 2015 silam, belum pernah sekali pun pembalap asal Jerman ini meraih tiga kemenangan beruntun.

Nah, di Cina ini ia memiliki peluang, karena cukup lama berada di posisi dua dan mengejar Valtteri Bottas (Mercedes AMG Petronas Motorsport). Sayang, kenyataan ‘berkata’ lain. F1 Cina jadi ‘kutukan’ bagi Vettel?

“Saat itu saya sedang memimpin balapan dan dalam ritme balap yang bagus, namun tidak diuntungkan dengan datangnya safety car. Hal yang saya tidak paham adalah kenapa safety car baru keluar saat pembalap di posisi terdepan sudah melewati pit entry, saya jadi merasa dirugikan kali ini,” ujar Vettel kesal.

Kala itu, ia sedang bersaing dengan dua pembalap Mercedes AMG Petronas Motorsport, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton di grup terdepan. Hal ini pun menjadi awal pertaruhan Aston Martin Red Bull Racing yang memanggil kedua pembalapnya, Max Verstappen dan Daniel Ricciardo untuk segera mengganti ban dari supersoft ke kompon medium di lap ke-17.

Ban baru mendongkrak performa keduanya selepas safety car ditarik keluar lintasan dan bisa memangkas waktu satu detik di tiap lap dengan pembalap terdepan. Apalagi banyak pembalap yang baru mengganti ban di lap ke-20 dan membuat pembalappembalap Aston Martin Red Bull Racing itu makin merangsek ke kelompok terdepan.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI