Pantura Tuban, jembatan cincin siap dilalui

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 05/XXVIII
8 Juni 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 05/XXVIII

Begitu banyak yang gembargembor kalau mudik tahun ini bisa lewat tol tanpa henti sampai Surabaya, Jatim. / Foto : aaron

OTOMOTIF
Begitu banyak yang gembargembor kalau mudik tahun ini bisa lewat tol tanpa henti sampai Surabaya, Jatim. Tapi, jangan lupa, jalur lama juga tetap bisa dilalui lho. Apalagi kalau bukan daerah Pantai Utara, yang jadi primadona sebelum adanya tol. Jangan ‘habis manis sepah dibuang’.

Dari kota Surabaya, tim OTOMOTIF Jelajah Jalur Mudik 2018 bertolak menuju Semarang, menyusuri jalan Pantura Gresik-Tuban-Rembang-Pati- Kudus-Semarang. Kondisi jalan cukup mulus, hanya ada beberapa bagian yang berlubang. Serta rehabilitasi jembatan Cincin Lama di ruas jalan Babat dikabarkan siap dilalui pada musim mudik-balik 2018.

“Kami sudah selesai evakuasi rangka jembatan yang jatuh ke sungai. Saat ini pekerjaan rangka baru sudah selesai. Sekarang sedang melaksanakan pembesian,” ungkap Sadeli, Kepala Bidang Preservasi I, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Surabaya, Jatim. Masih menurutnya, proses kontruksi dikebut siang-malam.

“Dilanjutkan pekerjaan pengecoran. Selanjutnya tinggal tambah aspal 5 cm lagi. Target H-10 Lebaran sudah bisa dilalui. Kita batasi truk-truk dan akan dilakukan pengawasan dengan dinas terkait,” imbuh Sadeli saat berbincang langsung dengan tim OTOMOTIF.

Terhubungnya jembatan Cincin menjadi hal yang krusial di jalur Pantura Tuban. Sebab hampir 50 persen lalu lintas mudik-balik akan melalui jalur ini. “Karena ini jalur lama Pantura, lalu lintas cukup luar biasa.

Kalau terhambat akan berdampak kemacetan dan akan beralih ke ruas lain,” tunjuk Sadeli, seraya merinci panjang jembatan Cincin adalah 260 meter, yang terdiri dari enam bentang, satu bentang composite dan lima bentang rangka.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI