Toyota land cruiser II 1994, penjelajah desa

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 10/XXVIII
25 Juli 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 10/XXVIII

Kendaraan sang Bupati buat kontrol warga. / Foto : Dok. JIP

OTOMOTIF
Sebagai warga asli Lahat, H.Saifudin Aswari Rifai sangat mencintai lokasi tanah kelahirannya. Terlebih lagi pria yang dipanggil Aswari ini, tertunjuk jadi Bupati Kota Lahat. Rasa kecintaanya pada Lahat pun kian besar. Ini ditunjukan lewat kepeduliannya pada warga di Lahat.

Agar dapat memperhatikan warga dan kota Lahat, tentu Aswari harus sering menyambangi warganya. “Lingkup wilayah daerah Lahat cukup besar dengan lebih dari 500 desa yang berada di dalamnya. Dengan desa-desa yang masih berdiri dengan infrastruktur sederhana,” ucap Bupati yang hobi off-road ini.

Itu kenapa pria yang akrab disapa Kak Wari ini harus punya kendaraan yang siap dipakai ke pedesaan. Pilihannya jatuh pada Toyota Land Cruiser II, atau biasa dikenal juga dengan Land Cruiser Prado yang masih masuk ke dalam keluarga Land Cruiser J70. Kendaraan yang nyaman dan tidak terlalu mencolok dari segi kemewahaan, namun tetap mumpuni buat off-road.

Walau hanya dipakai buat masuk ke pedesaan di sekitar Lahat, tunggangannya ini benar-benar dipersiapkan agar bisa menghadapi medan yang berat sekalipun. Meski tak banyak mengaplikasikan part heavy duty, namun sudah dilengkapi dengan alat recovery yang siap untuk off-road berat.

Untuk mewujudkannya, Kak Wari mempercayakan pada rumah modifikasi Lengkong Racing Fabrication di Serpong, Tangerang. “Karena ini untuk dipakai dinas ke perkampungan, modifikasi kendaraan dibuat senyaman mungkin. Namun, tetap mengutamakan unsur safety dan konstruksi yang kokoh,” ucap Yogi Yogaswara, owner dari Rumah Jip dan Lengkong Racing Fabrication ini. Yuk, kita tengok apa saja ubahannya!

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI