Honda CB1000R 2011, Dory the last apology

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 16/XXVIII
30 Agustus 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 16/XXVIII

Dulu, saya punya prinsip mending minta maaf daripada minta izin,” buka Irwan Dewanto, pemilik motor ini. / Foto : RIZKY

OTOMOTIF
Dulu, saya punya prinsip mending minta maaf daripada minta izin,” buka Irwan Dewanto, pemilik motor ini. Maksudnya, apabila Irwan membeli sesuatu untuk hobi dan semacamnya, lebih baik beli terlebih dahulu baru minta maaf ke istrinya.

Istri kesayangan Irwan yang ternyata sudah almarhum karena sakit itu punya panggilan Dory. “Kalau di film Finding Nemo kan ada Dory, ikan yang pelupa. Sama seperti istri saya yang juga pelupa,” kenangnya.

Dan modifikasi Honda CB1000R ini merupakan bentuk permintaan maaf sekaligus cara Irwan mengenang istrinya. Mewujudkannya, Irwan menghubungi sahabatnya, Ram Ram Januar, yang merupakan builder White Collar Bike (WCB) yang bermarkas di Bandung, Jabar.

Dalam prosesnya, motor dibuat sesuai kekhasan WCB, yang mayoritas part motor memakai karbon dan aluminium yang dibentuk secara handmade. Dan yang tersisa aslinya hanya mesin, sasis, dan swing arm saja.

Tangkinya dibuat dari karbon, kapasitas sekitar 15 liter saja. Kemudian Ram Ram memberikan tambahan panel di samping radiator, berbahan aluminium dengan lubanglubang, serta ada semacam winglet atau sirip ikan yang terbuat dari karbon.

Buritan yang meruncing juga terbuat dari aluminium dan karbon. Ram Ram juga memberikan sentuhan warna biru dan kuning seperti warna ekor ikan Dory. Untuk kaki-kaki, pelek menggunakan copotan Ducati yang motifnya lebih pas dengan konsep modifikasi secara keseluruhan.

Suspensinya depan tetap upside down, juga belakang masih bawaan CB1000R, plus swing arm tunggalnya. Mesin dipasangkan knalpot custom buatan WCB yang terbuat dari besi. Butuh beberapa kali percobaan agar bisa didapat karakter dan suara yang pas.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI