Bahan bakar biodiesel (B20),dua tahun diperkirakan, sekarang baru diterapkan

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 17XXVIII
6 September 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 17XXVIII

Pemerintah ‘ketok palu’ pelaksanaan program mandatori biodiesel 20% (B20), yang efektif berlaku mulai 1 September 2018. / Foto : RANDY

OTOMOTIF
Pemerintah ‘ketok palu’ pelaksanaan program mandatori biodiesel 20% (B20), yang efektif berlaku mulai 1 September 2018. Sebetulnya B20 sudah diperkenalkan sejak 2016, bahkan pada 2014 OTOMOTIF pernah ikut ambil bagian dalam uji coba B20 sejauh dengan rute Tangerang-Lembang, Bandung, Jabar.

Jalur tersebut merupakan bagian kecil dari keseluruhan jarak yang dicoba oleh tester.. Nah setelah tahap sosialisasi sejak 2016, kini bahan bakar minyak solar dengan campuran 20 persen minyak nabati (kelapa sawit) wajib digunakan.

Yakni untuk semua kendaraan diesel bersubsidi alias PSO (Public Service Obligation) ataupun non-PSO. Mandatori B20 diambil oleh Pemerintah sebagai upaya mengurangi defisit neraca perdagangan, yang saat ini mencapai sekitar 1,1 miliar dolar Amerika.

Terutama disebabkan oleh tingginya impor migas yang mencapai lebih dari 5 miliar dolar Amerika. Terjadinya defisit yang terus menerus tersebut telah memberikan dampak melemahnya nilai tukar mata uang rupiah.

“Ada satu inovasi yang kita sebagai negara saat ini sangat butuh, yaitu implementasi biodiesel B20, sampai ke segala sektor termasuk di luar kendaraan konsumen.

Saya minta bantuan Bapak-Ibu semuanya untuk mendukung penuh, supaya substitusi biodiesel produksi lokal bisa kita jalankan semaksimal mungkin,” jelas Ir. H. Joko Widodo, Presiden RI, dalam sambutannya di pembukaan GIIAS 2018.

Peningkatan 20 persen Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari minyak kelapa sawit merupakan upaya menggenjot penyerapan biofuel hasil produksi nasional.

Total kapasitas terpasang produksi biofuel Indonesia cukup besar, yakni sekitar 12-14 juta kL (kiloliter). Sedangkan yang digunakan untuk campuran bahan bakar minyak hanya sekitar 2-4 juta kL.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI