F1 Putaran 14, Italia, Ferrari dipecundangi di kandang sendiri

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 17XXVIII
6 September 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 17XXVIII

Balap di sirkuit Monza, Italia (2/9), pasti langsung terbersit kalau ini adalah ‘kandang kudanya ’si ‘ kuda jingkrak’ yang menjadi logo dari tim pabrikan Scuderia Ferrari F1 Team. / Foto : Red Bull Content Pool

OTOMOTIF
Balap di sirkuit Monza, Italia (2/9), pasti langsung terbersit kalau ini adalah ‘kandang kudanya ’si ‘ kuda jingkrak’ yang menjadi logo dari tim pabrikan Scuderia Ferrari F1 Team. Sayangnya, akamsi (anak kampung sini) kehilangan taji di ‘kampungnya’ sendiri.

Sebab terakhir kali Ferrari meraih kemenangan di Monza adalah tahun 2010 silam saat Fernando Alonso sebagai pembalapnya waktu itu. Delapan musim berlalu, kemenangan tersebut masih belum bisa direbut Ferrari, bahkan di tahun ini.

Padahal duo pembalap Scuderia Ferrari F1 Team, Kimi Raikkonen dan Sebastian Vettel menguasai baris ferrari dipecundangi di kandang sendiri dunia karena punya kesempatan besar untuk ‘buka puasa’.

Namun insiden antara Vettel dan Lewis Hamilton (Mercedes AMG Petronas Motorsport) di lap ke-4 menjadi awal kekalahan Ferrari. “Dia (Hamilton) berusaha mendahului dari luar di tikungan pertama, hingga tidak menyisakan ruang untukku bergerak,” ujar Vettel kesal yang terpaksa mundur dari posisi 2 ke posisi 18 dengan mobil rusak ringan.

“Mobil dan semua persiapan tim mendahului banyak pembalap. Jika tidak ada insiden itu, saya yakin bisa meraih harapan (kemenangan) yang diteriakan oleh para pendukungnya Ferrari di sini (Monza),” sambung Vettel yang finish di posisi 4.

Perang mental. Setelah Vettel terempas, persaingan untuk posisi terdepan pun terfokus pada Raikkonen dan Hamilton. Raikkonen yang enggan menyerahkan posisi terdepan tak menurunkan gaya balap dengan Hamilton yang terus membuntutinya.

Separuh balapan berlalu, Raikkonen mengganti bannya dengan kompon lunak. Disusul satu lap kemudian dengan Hamilton juga pit in untuk mengganti ban kompon super soft.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI