Ciri-ciri sensor injeksi bermasalah, bukan cuma engine check nyala

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 20-XXVIII
25 September 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 20-XXVIII

Sistem pasokan bahan bakar injeksi elektronik seperti yang diaplikasi pada mobil modern, memiliki segudang kelebihan ketimbang sistem karburator. / Foto : DOK. OTOMOTIF

OTOMOTIF
Sistem pasokan bahan bakar injeksi elektronik seperti yang diaplikasi pada mobil modern, memiliki segudang kelebihan ketimbang sistem karburator. Antara lain pembakaran lebih sempurna, konsumsi bahan bakar lebih efisien, tenaga lebih optimal dan tingkat emisi lebih rendah.

Namun karena sistemnya lebih rumit dan canggih, perawatan mesin injeksi pun menuntut perhatian lebih dari pemiliknya. Salah satunya adalah kondisi sensor-sensornya.

“Karena sistem injeksi elektronik sudah diatur komputer, maka membutuhkan sensor untuk membaca berbagai hal, seperti pasokan bahan bakar dan udara, emisi hingga memantau kondisi mesin,” sahut Anton Chairyawan, mekanik bengkel Pondok Bambur Motor Service, di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Oleh karena itu, mari kita mengenal sensor pada mesin injeksi yang butuh perhatian agar selalu terjaga kinerjanya.

MAF Sensor. Mass Airflow Sensor (MAF) yang digunakan pada sistem injeksi elektronik, bertugas mengukur jumlah dan kepadatan udara yang masuk ke dalam mesin. Sehingga ECU (Electronic Control Unit) atau komputer mesin dapat menentukan debit bahan bakar yang disemprotkan untuk mendapatkan rasio bahan bakar dan udara yang optimal.

Seiring usia, posisi MAF sensor yang berada di atas boks filter udara yang mengarah ke throttle body ini, bisa kotor akibat terkontaminasi kotoran yang masuk bersama udara. Akibatnya, membuat kemampuan sensor dalam membaca jumlah udara, jadi berkurang.

Efek yang akan ditimbulkan, mesin bakal bekerja dengan campuran yang terlalu kurus. Ini bisa mengakibatkan lampu check engine akan menyala. Gejalanya, lazimnya kinerja mesin tersendat, putaran idle kasar atau putaran mesin dapat tiba-tiba berubah.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI