Balik nama STNK, otomatis data BPKB berubah

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 30/XXVIII
4 Desember 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 30/XXVIII

Polda Metro Jaya menyiapkan skema integrasi data STNK dengan BPKB, yakni melalui IRVIS (Integrated Vehicle Registration & Identification System).

OTOMOTIF
Polda Metro Jaya menyiapkan skema integrasi data STNK dengan BPKB, yakni melalui IRVIS (Integrated Vehicle Registration & Identification System). Diklaim dapat mempermudah pendataan kendaraan bermotor, yang kini tak lagi manual namun menggunakan sistem pengelola database.

“Jadi di BPKB itu, kalau selama ini kan data kendaraan ada di BPKB, ada di STNK. Sedangkan kalau di BPKB itu kan hanya kendaraan baru saja yang ada di sana. Sementara, kendaraan yang pindah, yang mutasi, yang ganti nopol, yang keluar, yang masuk, itu di STNK,” terang Kombes Pol Yusuf, Dirlantas Polda Metro Jaya. Atas dasar itu, integrasi data diperlukan guna menyederhanakan identifikasi kepemilikan kendaraan.

Dimana STNK menjadi bukti legitimasi operasional kendaraan, sedangkan BPKB merupakan bukti legalitas kendaraan. “Keduanya harus sesuai, makanya perlu dibuat sistem integrasi,” papar Kompol Bayu Pratama, Kasie STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya. Gampangnya, jika terjadi perubahan kepemilikan di STNK atau dikenal istilah ‘Balik Nama’, maka otomatis data di BPKB akan berubah.

“Selama ini data di STNK berubah, tapi data di BPKB belum berubah. Jadi perlu dilakukan perubahan secara terpisah. Nah sekarang bisa otomatis,” lanjut Kompol Bayu, ketika dihubungi (30/11).

Ubahan data di BPKB tersebut, akan tersimpan pada database di Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya. Walau demikian, bukan berarti bentuk fisik STNK dan BPKB akan berubah. “Tidak ada yang berubah, cuma data isinya. Isinya di server-nya, di database-nya,” tegas Kombes Pol Yusuf.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI