Indonesia segera punya halal industrial estate

Majalah Portonews - Edisi 06/2019
10 Juni 2019

Majalah Portonews - Edisi 06/2019

KH Ma’ruf Amin menghadiri acara Tasyakur Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama ISNU di Condet, Jakarta Timur. / Foto : Sofyan Badrie

Portonews
Seiring perkembangan zaman, produk halal telah menjadi bisnis global. Selain produk halal. Menurut Amin, bila kelak dirinya ditetapkan menjadi Wapres RI, dirinya telah menyiapkan satu Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah.

“Kita akan mendorong industri halal, baik untuk kepentingan dalam negeri maupun untuk kepentingan ekspor. Tepatnya kita akan mengembangkan semacam halal industrial estate,” kata Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Muamalat Syariah

Saat ini, lanjutnya, telah ada Undangundang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. “Semula halal ini bersifat sukarela, tapi setelah keluarnya UU itu, maka sistem halal di Indonesia bukan lagi sukarela tapi wajib,” katanya.

Simulasi industri halal baik untuk pasar dalam negeri maupun yang berorientasi impor akan dikembangkan. Produk halal yang awalnya untuk menjaga umat, sekarang sudah menjadi bisnis global.

Kita akan mengembangkan kawasan industri halal, dan membangun halal port sehingga tidak terkontaminasi nonhalal, Dia juga mengutarakan akan membentuk Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah. “Saat ini belum ada lembaga khusus yang menangani hal itu.

Tujuan dibentuknya lembaga tersebut agar lebih fokus dan ada yang lebih menanganinya secara khusus,” lanjut Ma’ruf.Lebih jauh dia mengungkapkan bahwa ekonomi syariah harus jadi trigger (pemicu) bagi penguatan ekonomi nasional karena ekonomi syariah itu juga pada dasarnya pemberdayaan ekonomi umat.

“Antara pemberdayaan ekonomi umat dan ekonomi syariah itu saling menopang. Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BPEKS) bukan lembaga setingkat Menteri tetapi berbentuk badan saja,” ujarnya.

Harapannya ekonomi dan keuangan syariah bisa lebih berkembang pesat. Di samping itu juga industri keuangan

Majalah Portonews dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI