Pabrik Katalis merah-putih siap dukung ketahanan energi

Majalah Portonews - Edisi 06/2019
10 Juni 2019

Majalah Portonews - Edisi 06/2019

Pemaparan proyeksi publik katalis di Fakultas Teknik Kimia ITB. / Foto : Sofyan Badrie

Portonews
Salah satu keberhasilan TRKK ITB, diantaranya juga mengembangkan katalis perengkahan (cracking) minyak sawit menjadi bensin nabati. Bahan bakar bensin nabati yang dihasilkan dari proses ini adalah bensin berkualitas tinggi, dengan bilangan oktan riset (research octane number, RON) sekitar 100–120.

Perolehan bensin dari proses ini adalah 50 persen massa dari minyak sawit yang diumpankan. Hasil samping proses ini adalah LPG nabati dengan perolehan 20 persen massa. Inovasi ini memberikan peluang bagi pemenuhan bahan bakar bensin nasional, di mana Indonesia adalah negara pemakai bensin terbesar di dunia.

Saat ini, TRKK ITB telah berhasil merancang dan membangun sebuah pabrik pilot produksi bensin nabati dari minyak sawit berkapasitas 10-20 liter per hari. Perancangan dan pembangunan pabrik pilot ini dibiayai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Kementerian Keuangan RI.

Disamping itu, laboratorium TRKK ITB bersama PT Pertamina juga berhasil mengembangkan katalis dan proses pembuatan diesel dan avtur nabati. Produksi diesel nabati menggunakan PO sebagai bahan baku.

Sementara itu produksi avtur nabati berbahan baku minyak inti sawit (PKO) atau minyak kelapa. Menurut Melia pengembangan katalis ini telah mencapai tahap komersialisasi.

“Uji coba pilot telah dilaksanakan selama hampir 1 tahun. diesel dan avtur yang dihasilkan dari proses ini adalah diesel dan avtur berkualitas tinggi. Angka cetane diesel nabati yang dihasilkan berkisar 80, dengan kadar sulfur yang sangat rendah,” katanya.

Majalah Portonews dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI