Suratan

Oleh Redaksi

Radar Kaur - Edisi 11 Oktober 2019

Pak Beluk antakah petang mendam di teras ghumah. Kenan termenung mikirkah kondisi ndalak lukak makin sulit. Sedang Kenan termenung dikejutkan Ujang Kericup. Semingge Pak Beluk melumpat sampai ke dalam ghumah.

"Yak ce, jangan beragam Luk itu. Kalau aku jantungan lah matik jadinye," Kate Pak Beluk.

Njawab Ujang Kericup: “Mase dide kabah kinak aku naik ghumah ni tadi. Kosong nian pikiran kabah kalau mbak itu Bapang Yung Pantit,”.

"Dide nian aku kinak kabah naik tadi. Aku...
Baca artikel selengkapnya di edisi 11 Oktober 2019

Radar Kaur dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Jumat, 11 Oktober 2019


Artikel lainnya