Prediksi Pelanggaran di Pilkada 2020

Radar Selatan - Edisi 9 Oktober 2019

Jakarta - Sejumlah pelanggaran diprediksi masih akan mewarnai penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 mendatang. Pelanggaran bukan cuma saat kampanye terbuka. Tetapi pada seluruh proses tahapan sampai dengan pelaksanaan pemilu selesai.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyebutkan, kekerasan dan intimidasi masuk salah satu potensi pelanggaran saat Pilkada Serentak 2020. “Salah satu potensi pelanggaran dalam pilkada yaitu kekerasan dan intimidasi,” kata Fritz. Potensi pelanggaran lainnya yaitu politik identitas, kampanye hitam, tempat pemungutan suara rawan dan...
Baca artikel selengkapnya di edisi 9 Oktober 2019

Radar Selatan dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Rabu, 9 Oktober 2019


Artikel lainnya