Santri dan Fikih Jurnalistik

Radar Tegal - Edisi 22 Oktober 2019

Peradaban dunia antara lain diawetkan oleh budaya tulis. Sebagaimana para ulama sering memberikan perumpamaan, bahwa ilmu atau informasi itu merupakan binatang liar. Karenanya, harus diikat dengan tulisan.

Dalam era informasi seperti sekarang, para santri idealnya mampu tampil sebagai pemandu peradaban dalam ikut mengantarkan tata dunia damai sejahtera dalam balutan moralitas tinggi berupa ahlaqul karimah. Sehingga, dunia yang kita huni menjadi rahmatan lil alamin, menjadi kenyataan yang bisa kita rasakan bersama.

Untuk itulah, senyampang dalam rangka...
Baca artikel selengkapnya di edisi 22 Oktober 2019

Radar Tegal dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Selasa, 22 Oktober 2019


Artikel lainnya