Obat Ranitidin Picu Kanker

Oleh M. Fatkhurohman

Radar Tegal - Edisi 12 Oktober 2019

Peredaran obat yang mengandung Ranitidin dihentikan sementara untuk dilakukan uji laboratorium secara mendalam menilik adanya temuan cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA).

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny Lukito mengatakan, Ranitidin adalah obat generik yang digunakan sebagai obat tukak lambung dan tukak usus. Terdapat 67 merk obat di Indonesia yang menggunakan Ranitidin, baik dalam bentuk sediaan injeksi, sirup dan tablet.

”Obat dengan Ranitidin di Indonesia tergolong obat keras, sehingga hanya disediakan di apotek dan untuk mendapatkannya harus...
Baca artikel selengkapnya di edisi 12 Oktober 2019

Radar Tegal dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Sabtu, 12 Oktober 2019


Artikel lainnya