Radar Tegal dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Editorial

Menjadi wajar kalau manusia mengalami emosi pada saat menghadapi masalah yang pelik. Namun, emosi itu juga harus terkendali. Jangan sampai karena emosi yangtidak terkendali justru membuat masalah baru. Terlebih sampai menyakiti tubuh atau sampai masuk ke ranah hukum. Ini perlu diwaspadai dan diperhatikan.

Misalnya seperti yang terjadi di Desa Harjosari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Diduga karena emosi karena cemburu, seorang wanita berprofesi pedagang asal warga Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal justru menanggak obat serangga.

Kejadian tersebut diketahui warga pada pukul 13.30. Korban ditemukan warga terlentang di kamar mandi. Mulut korban mengeluarkan buih atau busa. Selain tubuh korban terdapat obat serangga jenis Hit semprot berwarna ungu ukuran 200 ml.

Oleh warga tubuh korban yang berusia 50 tahun itu diangkat dan dipindah ke ruang tamu. Warga bergegas memberikan pertolongan pertama dengan meminumkan air kelapa hijau. Usai minum, korban yang berprofesi sebagai pedagang itu langsung muntah-muntah. Kemudian korban dibawa ke RSI Muhamadiyah Singkil Adiwerna.

Ini jelas menyakiti tubuh. Apalagi misalnya sampai meninggal dunia. Jelas perbuatan bunuh diri itu tidak boleh, terlebih dalam ajaran agama itu sangat dilarang. Tidak hanya itu. Selain harus dibawa ke rumah sakit, kejadian tersebut justru membuat geger warga dan merepotkan yang lain. Meskipun sudah menjadi maklum bahwa sesame manusia itu berkwajiban saling menolong.

Jangan pesimis. Emosi boleh, tapi harus terkendali. Jangan berpikir masalah itu tak ada solusi. Yakinlah bawha semua masalah pasti ada solusinya.

Agustus 2019