Nelayan Ipuh Keluhkan Pendangkalan Muara

Oleh Peri Haryadi

Rakyat Bengkulu - Edisi 18 September 2019

MUKOMUKO – Permasalahan pendangkalan alur masuk dan keluar perahu atau jokong ratusan nelayan Ipuh tak kunjung tuntas. Padahal, alur tersebut sangat vital. Karena menjadi jalan masuk dan keluar nelayan yang melaut atau menambatkan perahunya.

Alur ini pernah dikeruk, pekerjaan bersumber dari APBD Kabupaten Mukomuko. Tetapi alur kembali mendangkal. Kemudian dikeruk lagi oleh perusahaan yang membangun pengaman pantai Ipuh. Terbaru alur itu dikeruk lagi dengan dana swadaya masyarakat. Namun lagi-lagi, pendangkalan jadi momok yang menyulitkan nelayan...
Baca artikel selengkapnya di edisi 18 September 2019

Rakyat Bengkulu dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Rabu, 18 September 2019


Artikel lainnya