UU Pemilu dan Pilkada Diusulkan Masuk Prolegnas

Rakyat Bengkulu - Edisi 27 September 2019

JAKARTA - Penggunaan teknologi digital dalam sistem pemilihan umum terus didorong penyelenggara pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan, jika rekapitulasi elektronik (e-rekap) digunakan sebagai hasil pemilu yang sah pada Pemilu 2024 mendatang. Selain itu, ada usulan UU Pemilu dan Pilkada dimasukkan dalam prolegnas untuk direvisi. Salah satunya penetapan jadwal kampanye sampai KPPS.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, penetapan hasil pemilu secara nasional oleh beberapa pihak dianggap terlalu lama. Yakni maksimal 35 hari. Walaupun KPU menetapkan...
Baca artikel selengkapnya di edisi 27 September 2019

Rakyat Bengkulu dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Jumat, 27 September 2019


Artikel lainnya