MILAN – Mampukah Sarrismo, gaya main ala Maurizio Sarri, melepaskan kutukan runner up liga domestik? Itulah yang sudah menggelayut awal musim Sarri sebagai allenatore Juventus. Maklum, dengan Sarrismo, Sarri tak pernah memenangi kompetisi domestik bersama Napoli atau Chelsea.

Nah, kemarin WIB (7/10) Sarri pun menjawabnya. Di Giuseppe Meazza, Milan, dia pun menunjukkan kalau Sarrismo miliknya lebih baik dari Contismo, gaya main ala Antonio Conte di Inter Milan. La Vecchia Signora, julukan Juve, mengakhiri masa bulan...
Baca artikel selengkapnya di edisi 8 Oktober 2019

Rakyat Bengkulu dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Selasa, 8 Oktober 2019


Artikel lainnya