BI Dorong Industri Halal Tanah Air

Rakyat Bengkulu - Edisi 16 November 2019

JAKARTA – Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia adalah pasar yang potensial bagi industri halal. Namun, untuk sektor industri satu itu, Indonesia masih tertinggal jauh dari Malaysia. Padahal, Indonesia merupakan konsumen terbesar makanan halal dunia dengan nilai ekonomi mencapai USD 197 miliar (sekitar Rp 2.776 triliun).

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo gemas dengan kondisi tersebut. Seharusnya, Indonesia bisa menempati peringkat pertama industri halal dunia, bukan berada pada peringkat kesepuluh seperti...
Baca artikel selengkapnya di edisi 16 November 2019

Rakyat Bengkulu dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Sabtu, 16 November 2019


Artikel lainnya